Sportstourismindonesia – Jakarta, 20 Mei 2025 Futsal tak hanya bicara soal perebutan trofi dan kompetisi tingkat dunia. Di tangan Federasi Futsal Indonesia (FFI) dan Smeshub, olahraga ini diangkat menjadi bagian dari gerakan nasional untuk mencetak generasi sehat dan berdaya saing tinggi. Hal itu mengemuka dalam audiensi antara FFI, Smeshub, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo di Kantor Kemenpora, Selasa (20/5).
Pertemuan tersebut tak hanya menyoroti persiapan Indonesia sebagai tuan rumah AFC Futsal Asian Cup 2026, tetapi juga menandai dimulainya transformasi futsal sebagai sarana mendorong partisipasi publik melalui agenda Indonesia Corporate Champions Cup 2025, turnamen antarperusahaan yang akan digelar Agustus mendatang.
“Futsal adalah alat yang luar biasa, bukan hanya untuk membangun prestasi, tapi juga untuk memperkuat gaya hidup aktif masyarakat. Kami ingin menjadikan turnamen ini sebagai simbol gerakan Indonesia Bugar 2045,” ungkap Lutpi Ginanjar, CEO Smeshub sekaligus Chairman Minisoccer Super League.
Turnamen antarperusahaan ini ditargetkan menjangkau ribuan pekerja profesional, mendorong mereka lebih terlibat dalam kegiatan fisik di tengah rutinitas kerja. Ajang ini juga diharapkan menjadi jembatan antara dunia olahraga dan korporasi dalam mendukung misi kesehatan nasional.
Sementara itu, Ketua Umum FFI, Michael Sianipar, menegaskan pentingnya peran Indonesia sebagai tuan rumah AFC Futsal Asian Cup 2026. Diselenggarakan di Indonesia Arena dan Velodrome Jakarta, turnamen ini diyakini bisa menjadi tonggak baru futsal Indonesia, baik dari sisi penyelenggaraan maupun prestasi.
“Dengan posisi Indonesia di peringkat 21 dunia, kami punya alasan kuat untuk percaya diri. Target semifinal bahkan juara bukan mimpi. Dan menjadi tuan rumah adalah peluang emas untuk membuktikan kemampuan kita di mata dunia,” ujarnya.
Michael juga membuka peluang lebih besar: sukses di level Asia akan menjadi bekal kuat bagi Indonesia untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia Futsal di masa depan.
Menpora Dito Ariotedjo menyambut hangat kedua inisiatif ini. Ia menyebut futsal sebagai kendaraan strategis dalam mewujudkan cita-cita Indonesia sebagai bangsa sehat dan berprestasi di kancah global.
“Ini momentum penting. Tidak hanya untuk mengangkat prestasi futsal, tetapi juga membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah event olahraga kelas dunia. Kemenpora siap mendukung penuh,” ujar Dito.
Dengan perpaduan antara ambisi prestasi dan gerakan gaya hidup sehat, futsal kini bergerak lebih jauh. Ia tak lagi sekadar olahraga dalam ruangan, tapi menjadi kekuatan sosial yang menyatukan semangat kompetisi dan kolaborasi menuju Indonesia Bugar 2045.
**Benksu





