Saraf Terjepit Tak Bisa Sembuh Sendiri, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Sportstourismindonesia – Jakarta, Mei 2025 Rasa pegal di pinggang yang tak kunjung hilang bisa jadi lebih dari sekadar lelah biasa. Jika disertai nyeri menjalar, kesemutan, atau mati rasa, bisa jadi itu gejala saraf terjepit – kondisi serius yang tidak bisa sembuh dengan sendirinya dan berisiko menyebabkan lumpuh lokal jika diabaikan.

Menurut dr. Irca Ahyar Sp.N dari DRI Clinic, saraf terjepit terjadi akibat penyempitan celah antar ruas tulang belakang yang menjepit bantalan saraf. Ini bisa disebabkan oleh trauma, seperti jatuh atau terbentur, maupun kebiasaan postur tubuh yang buruk dalam jangka panjang.

“Bahkan jatuh dari pohon saat kecil bisa jadi akar masalah saat dewasa,” ujarnya.

Ia menegaskan, pegal akibat saraf terjepit bersifat menetap dan berulang di titik yang sama. Tak seperti pegal biasa yang hilang setelah istirahat, nyeri dari saraf terjepit sering kali terus muncul meski telah dipijat atau minum obat.

Gejala bisa memburuk jika tidak ditangani dengan benar. “Jika dibiarkan, saraf bisa rusak permanen, otot mengecil, dan hilang rasa di area tubuh tertentu,” jelasnya. Pada kasus berat, hanya terapi jangka panjang atau operasi yang bisa mengembalikan fungsi.

Pencegahan bisa dilakukan sejak dini. “Kenali kemampuan tubuh sendiri, perkuat otot punggung, dan lakukan stretching rutin,” saran dr. Irca. Ia juga merekomendasikan screening tulang belakang untuk remaja dan dewasa muda sebagai langkah antisipasi.

Jangan remehkan pegal yang berulang. Saraf terjepit bukan sekadar masalah sepele. Tangani sejak awal sebelum berujung pada gangguan fungsi tubuh yang lebih serius.

**Benksu

BACA JUGA :  CY Beverages Plant Based Creme Creamer That Cares: Zero Worries, All the Creamy Goodness

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five + two =

Sports Tourism Indonesia