Pasmar 3 Jadikan Pencak Silat Sebagai Ajang Pembinaan Prajurit dan Pelestarian Budaya

Spoststourismindonesia – Sorong Agustus 2025 – Keikutsertaan prajurit Pasmar 3 pada ajang Open Tournament Pencak Silat IPSI Papua Barat Daya 2025 bukan sekadar upaya meraih medali, melainkan juga menjadi wujud nyata pembinaan prajurit sekaligus pelestarian budaya asli Indonesia.

Dalam turnamen yang berlangsung di GOR Unimuda, Kabupaten Sorong, Sabtu (30/08/2025), dua prajurit Pasmar 3 berhasil mengharumkan nama satuannya. Serda Mar Lukman Hanif membawa pulang medali emas di kelas Dewasa Putra 55-60 kg, sementara Serda Mar Oong Rizal Pratama menorehkan perunggu pada kelas D Dewasa Putra 60-65 kg.

Namun lebih dari sekadar prestasi, pencak silat dipandang Pasmar 3 sebagai wadah pembentukan karakter prajurit yang disiplin, tangguh, dan menjunjung tinggi sportivitas. Komandan Pasmar 3, Brigjen TNI (Mar) Andi Rahmat M., menegaskan bahwa keberhasilan anak buahnya mencerminkan keseriusan pembinaan yang dilakukan di lingkungan Pasmar 3.

“Pencak silat bukan hanya olahraga, tetapi juga warisan budaya bangsa yang sarat nilai-nilai luhur. Melalui latihan dan kompetisi, prajurit dibentuk agar memiliki mental juang tinggi, loyalitas, serta kecintaan pada budaya sendiri,” ujarnya.

Ajang yang diikuti ratusan pesilat dari berbagai perguruan, instansi, dan daerah di Papua Barat Daya ini menjadi bukti bahwa pencak silat semakin berkembang di wilayah timur Indonesia. Pasmar 3 pun berkomitmen menjadikan cabang olahraga ini sebagai sarana pembinaan jasmani dan mental prajurit, sekaligus menjaga warisan bangsa agar tetap lestari di tengah gempuran budaya global.

Keikutsertaan Pasmar 3 dalam turnamen ini menunjukkan bahwa prajurit TNI tidak hanya berperan menjaga kedaulatan negara di medan tugas, tetapi juga ikut mengharumkan Indonesia melalui jalur olahraga dan budaya.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia