Medali Emas Dea Salsabila Jadi Penanda Kebangkitan Modern Pentathlon Indonesia

Sportstourismindonesia – Tangerang Desmber 2025 Raihan medali emas yang dibawa pulang Dea Salsabila Putri dari ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menambah pundi prestasi Indonesia, tetapi juga menjadi penanda berkembangnya olahraga modern pentathlon di Tanah Air.

Atlet berusia 27 tahun tersebut sukses meraih emas pada nomor Women’s Triathle Individual setelah mencatatkan waktu 18 menit 01,83 detik, mengungguli enam pesaingnya, termasuk rekan senegara Nurfa Inayah Nurul Qolbi. Capaian ini menjadi emas kedua Dea sepanjang keikutsertaannya di SEA Games, setelah sebelumnya meraih prestasi serupa pada SEA Games 2019 Filipina.

Setibanya di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Minggu (21/12) malam, Dea menilai kemenangan tersebut diraih melalui perjuangan berat. Ia mengungkapkan bahwa medan pertandingan kali ini jauh lebih menantang dibanding edisi sebelumnya, terutama lintasan pasir yang menyulitkan saat nomor lari.

“Pasirnya lebih berat dan cuaca panas. Tantangan bukan hanya fisik, tapi juga bagaimana mengatur ritme dan mental bertanding,” ujarnya.

Meski demikian, Dea menyebut keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan banyak pihak, mulai dari keluarga, pelatih, organisasi, hingga pemerintah. Ia menegaskan bahwa target emas memang sudah dipasang sejak awal, baik oleh dirinya sendiri maupun oleh federasi.

Lebih jauh, Dea berharap prestasinya dapat mendorong regenerasi atlet modern pentathlon di Indonesia.

Menurutnya, cabang olahraga ini mulai menunjukkan perkembangan positif dengan semakin banyak atlet muda yang bermunculan, serta meningkatnya minat dari kalangan pelari dan perenang.

“Modern pentathlon ini masih tergolong baru di Indonesia. Saya berharap ke depan makin banyak atlet muda yang berani mencoba dan berprestasi,” katanya.

Alumni S2 Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Surabaya tersebut juga menyimpan target jangka panjang untuk tampil di level yang lebih tinggi, termasuk Asian Games hingga Olimpiade Los Angeles, selama kondisi kesehatan dan kesempatan memungkinkan.

Di sisi lain, Dea berharap perhatian terhadap kesejahteraan atlet terus ditingkatkan, salah satunya melalui kepastian masa depan dan peluang pekerjaan bagi atlet berprestasi. Baginya, prestasi olahraga akan semakin berkelanjutan jika diiringi dukungan sistem yang kuat bagi para atlet.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia