Dari Tambaksari, Piala Presiden U-12 dan U-15 Jadi Etalase Pembinaan Sepak Bola Usia Dini Nasional

Sportstourismindonesia – SURABAYA Januari 2026 Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 menegaskan perannya bukan sekadar turnamen, melainkan wadah strategis pembinaan sepak bola usia dini berbasis pemerataan dan karakter kebangsaan.

Hal tersebut tercermin dalam Upacara Penutupan yang dihadiri Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, di Stadion Gelora 10 November Tambaksari, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (2/10) sore.

Menpora menyaksikan langsung laga final kategori U-15 yang mempertemukan Asti Kudus kontra PS Malaka Kupang.

Pertandingan berlangsung ketat dan ditutup kemenangan Asti Kudus dengan skor 1-0. Seusai laga, Erick Thohir menyerahkan piala kepada para juara sebagai simbol apresiasi negara terhadap pembinaan atlet usia dini.

Dalam sambutannya, Erick menekankan bahwa keberhasilan penyelenggaraan Piala Presiden tidak lepas dari kolaborasi lintas sektor, mulai dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kota Surabaya, hingga PSSI.

“Kolaborasi seperti inilah yang membuat pembinaan berjalan kuat. Ini bukan hanya soal pertandingan sepak bola, tetapi juga pembentukan karakter anak-anak Indonesia,” ujar Erick.

Menurutnya, Piala Presiden menjadi ruang untuk menanamkan nilai keberanian bermimpi, semangat berkarya, cinta Tanah Air, serta karakter gigih dan empati sejak usia dini. Nilai-nilai tersebut dinilai sama pentingnya dengan kemampuan teknis bermain sepak bola.

Erick juga menegaskan komitmen Kemenpora untuk terus menghadirkan program serupa di berbagai daerah dan cabang olahraga, seiring tingginya antusiasme peserta. Ia menilai turnamen usia dini merupakan fondasi penting bagi masa depan prestasi olahraga nasional.

Dampak kebangsaan dari ajang ini dirasakan langsung para peserta. Salah satunya disampaikan Lionel Watekukly, pemain SSB Petra Sentani Papua, yang berharap Piala Presiden terus digelar secara berkelanjutan.

Dalam surat yang dibacakannya, Lionel menilai ajang ini mempertemukannya dengan teman-teman baru dari berbagai daerah di Indonesia.

“Piala Presiden membuat kami punya banyak saudara, dari Aceh sampai Papua.

Kami berharap turnamen ini terus dilanjutkan agar adik-adik kami juga bisa merasakannya,” ujar Lionel, yang tampil di kategori U-12.

Festival Sepak Bola U-12 dan U-15 Piala Presiden 2025 diikuti total 34 tim dari berbagai penjuru Nusantara. Pada kategori U-12, sebanyak 18 tim dengan 252 pemain ambil bagian, sementara kategori U-15 diikuti 16 tim dengan 288 pemain. Secara keseluruhan, 540 pemain muda dari daerah seperti Ternate, Makassar, Jayapura, Medan, Padang, Jakarta, Surabaya, hingga Lombok turut meramaikan ajang ini.

Melalui Piala Presiden, pemerintah menegaskan arah pembinaan sepak bola usia dini yang inklusif dan merata, sekaligus memperkuat persatuan nasional lewat olahraga sejak usia belia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia