Fokus Jaga Tenaga, Tim Indonesia Langsung Genjot Latihan Setiba di Swiss Open 2026

Sportstourismindonesia – Basel, 9 Maret 2026 – Tim bulutangkis Indonesia tak membuang waktu setibanya di Swiss. Setelah mendarat di Basel pada Minggu sore, para pemain langsung menjalani sesi latihan perdana untuk menghadapi Swiss Open 2026 yang akan berlangsung 10–15 Maret di St. Jakobshalle.

Alih-alih menggeber latihan berat, fokus utama tim kali ini adalah menjaga kondisi fisik agar tetap stabil menjelang pertandingan pertama. Para pemain dibagi dalam dua kelompok latihan, sebagian turun ke lapangan latihan sementara yang lain menjalani program kebugaran di gym.

Pelatih fisik Pelatnas PBSI Ahmad Jaelani menjelaskan bahwa menu latihan hari pertama lebih diarahkan pada pemeliharaan tenaga atau maintenance power, terutama bagi sektor ganda yang sudah dijadwalkan bertanding lebih awal.

“Program pagi ini fokus ke maintenance power. Untuk ganda putra dan ganda putri besok sudah bermain, jadi tujuannya menjaga power mereka agar tetap siap di hari pertandingan,” kata Jaelani.

Ia menambahkan, porsi latihan sengaja dibuat ringan agar pemain tidak kelelahan setelah perjalanan dari Eropa Barat sebelumnya. Program latihan hanya terdiri dari enam pos latihan dengan repetisi terbatas, dilanjutkan dengan kebutuhan latihan individu.

“Load-nya tidak banyak, hanya enam pos dengan repetisi 10 kali dikali dua set. Setelah itu pemain melakukan kebutuhan masing-masing. Semua diawali dengan mobility, aktivasi, dan jogging,” jelasnya.

Turnamen Ketiga Beruntun

Bagi pasangan ganda putri Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Amallia Cahaya Pratiwi, Swiss Open menjadi turnamen ketiga yang mereka jalani secara beruntun setelah tampil di German Open dan All England Open.

Pratiwi mengatakan latihan kebugaran seperti ini sangat membantu menjaga kondisi fisik agar tetap stabil di tengah jadwal turnamen yang padat.

“Latihan di gym seperti ini penting untuk maintain power, apalagi kemarin kami sempat istirahat setelah perjalanan dari Inggris dan besok sudah bertanding,” ujar Pratiwi.

Ia menambahkan bahwa pemulihan kondisi tubuh menjadi kunci untuk menjaga performa selama rangkaian turnamen di Eropa.

“Ini turnamen ketiga berturut-turut, jadi selain latihan, recovery juga harus bagus. Dukungan tim recovery di sini sangat membantu menjaga performa kami,” tambahnya.

14 Wakil Siap Berjuang

Indonesia sebenarnya merencanakan mengirimkan 16 wakil ke Swiss Open 2026. Namun jumlah itu berkurang setelah pasangan Isyana/Rinjani mundur akibat cedera dan duet Bobby Setiabudi / Melati Daeva Oktavianti memutuskan mundur karena alasan teknis.

Meski demikian, Indonesia tetap mengirimkan sejumlah pemain andalan, termasuk Anthony Sinisuka Ginting di sektor tunggal putra dan Putri Kusuma Wardani di tunggal putri.

Di sektor ganda putra, Indonesia menurunkan tiga pasangan, termasuk Leo Rolly Carnando / Bagas Maulana serta Muhammad Rian Ardianto / Rahmat Hidayat.

Dengan persiapan yang difokuskan pada pemulihan tenaga dan stabilitas fisik, tim Indonesia berharap dapat tampil maksimal dan melanjutkan tren positif di rangkaian turnamen Eropa.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia