Sportstourismindonesia JAKARTA – April 2026 Timnas Futsal Indonesia menunjukkan mental juara dengan mengamankan tiket semifinal ASEAN Futsal Championship 2026 usai menundukkan Malaysia dengan skor tipis 1-0.
Kemenangan ini bukan sekadar tiga poin, melainkan bukti kedewasaan permainan Skuad Garuda dalam menghadapi tekanan.

Bermain di GOR Nonthaburi, Selasa (7/4/2026), Indonesia tampil dominan sejak awal laga. Anak asuh Hector Souto langsung mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Malaysia tanpa henti.
Meski mendominasi, efektivitas menjadi tantangan di babak pertama. Sejumlah peluang emas dari Imam Anshori hingga Cris Daniel Yeimo belum mampu menggetarkan gawang lawan. Penampilan gemilang kiper Malaysia, Mohammad Ammar Harith, menjadi tembok kokoh yang sulit ditembus.
Memasuki babak kedua, Indonesia mengubah pendekatan. Tempo permainan ditingkatkan, tekanan diperketat. Strategi ini akhirnya membuahkan hasil di menit ke-23.
Adalah Guntur Sulistyo Ariwibowo yang menjadi pembeda. Dengan kecerdikan membaca ruang, ia melewati pemain bertahan Malaysia sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang tak mampu dihalau kiper lawan. Gol ini menjadi satu-satunya yang tercipta sepanjang laga—namun cukup untuk memastikan kemenangan.
Setelah unggul, Indonesia tidak mengendurkan serangan. Justru intensitas permainan tetap dijaga, meski peluang tambahan belum berhasil dikonversi menjadi gol. Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 1-0 tetap bertahan untuk keunggulan Merah Putih.
Kemenangan ini menempatkan Indonesia di posisi kedua Grup B, di bawah Australia yang sebelumnya pesta gol 13-1 atas Brunei Darussalam. Namun, hasil ini sudah cukup untuk memastikan langkah Indonesia ke semifinal.
Laga selanjutnya akan menjadi penentuan juara grup, saat Indonesia menghadapi Australia pada Rabu (8/4/2026) pukul 12.30 WIB. Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua tim sama-sama tampil impresif sepanjang fase grup.
Dengan performa yang semakin solid dan kepercayaan diri yang meningkat, Skuad Garuda kini tak hanya memburu kemenangan—tetapi juga mengirim pesan kuat sebagai kandidat juara.
Benksu





