Negara Beri Penghormatan Terakhir untuk Naufal Takdir Al Bari, Atlet Muda Andalan Gimnastik Indonesia

Sportstourismindonesia TANGERANG Januari 2026 Kepergian atlet gimnastik artistik putra Indonesia, Naufal Takdir Al Bari, meninggalkan duka mendalam bagi dunia olahraga nasional.

Pemerintah bersama komunitas olahraga memberikan penghormatan terakhir saat jenazah almarhum tiba di Terminal Kargo Jenazah Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (2/10) malam.

Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Gunawan Suswantoro, hadir langsung menjemput jenazah sebagai bentuk perhatian dan penghormatan negara kepada atlet yang telah mengharumkan nama Indonesia di cabang senam artistik.

Jenazah Naufal diterbangkan dari Rusia menggunakan maskapai Turkish Airlines dengan nomor penerbangan TK56 dan tiba sekitar pukul 18.57 WIB. Setibanya di bandara, jenazah disambut jajaran Federasi Gimnastik Indonesia (FGI) serta perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan Komite Olimpiade Indonesia (KOI).

Seluruh pihak yang hadir bersama-sama melaksanakan salat jenazah di area bandara, sebelum dilakukan prosesi serah terima jenazah dari pemerintah kepada FGI.

Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada keluarga untuk diterbangkan ke Gresik, Jawa Timur, pada Jumat pagi untuk dimakamkan.

Sesmenpora Gunawan Suswantoro menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya atlet muda yang dinilai memiliki masa depan cerah di kancah senam nasional dan internasional.

“Saya mewakili Kemenpora dan Bapak Menpora menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya.

Indonesia kehilangan atlet senam artistik putra yang berprestasi dan memiliki potensi luar biasa,” ujar Gunawan.

Ia menegaskan, Naufal merupakan salah satu andalan Indonesia yang telah menunjukkan dedikasi tinggi terhadap olahraga senam. Prestasi dan semangat almarhum dinilai menjadi inspirasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

Senada, Ketua Umum FGI Ita Yuliati menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian atlet terbaik yang pernah dimiliki Indonesia di cabang gimnastik artistik putra.

“Saya bersaksi almarhum Naufal adalah anak yang baik, patuh, dan sangat hormat kepada orang tuanya. Insyaallah beliau meninggal dalam keadaan husnul khotimah,” ucap Ita.

Kepergian Naufal Takdir Al Bari menjadi duka bersama bagi dunia olahraga Tanah Air. Namun, dedikasi dan prestasi yang telah ia torehkan diharapkan tetap hidup sebagai warisan semangat juang bagi generasi atlet gimnastik Indonesia selanjutnya.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia