Sportstourismindonesia – Jakarta, 9 Maret 2026 – Ajang lari semakin menjadi magnet baru bagi pengembangan olahraga sekaligus pariwisata di Indonesia. Hal ini terlihat dari dukungan pemerintah terhadap penyelenggaraan Ms Glow For Men Malang Half Marathon 2026, yang dinilai berpotensi memperkuat ekosistem olahraga sekaligus mendorong sport tourism.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungannya terhadap penyelenggaraan lomba lari tersebut saat konferensi pers di The St. Regis Jakarta, Senin (9/3).
Menurutnya, event ini memiliki dampak penting bagi perkembangan olahraga Indonesia dari berbagai sisi.
“Sebagai Menpora, tentu prestasi olahraga menjadi perhatian utama. Apalagi dalam lomba maraton ini juga melibatkan pelari nasional. Biasanya event seperti ini membawa pelari asing, tetapi kali ini juga memberi ruang bagi atlet lokal untuk bersaing,” ujar Erick.
Mendorong Budaya Olahraga di Masyarakat
Selain aspek prestasi, Erick menilai ajang lari massal seperti ini dapat membantu meningkatkan budaya olahraga masyarakat. Saat ini, tingkat partisipasi olahraga masyarakat Indonesia masih relatif rendah.
Ia mencontohkan bahwa indeks olahraga di Indonesia baru sekitar 17 persen, jauh di bawah Jepang yang mencapai sekitar 65 persen.
Menurut Erick, peningkatan aktivitas olahraga sangat penting, terutama mengingat perubahan struktur demografi yang akan menghadirkan lebih banyak penduduk usia lanjut di masa depan.
“Kalau masyarakat tidak aktif berolahraga, kompleksitas kesehatan ke depan akan meningkat. Karena itu, mengolahragakan masyarakat menjadi agenda yang sangat penting,” jelasnya.
Sport Tourism Jadi Peluang Ekonomi
Erick juga menyoroti
potensi besar sport tourism sebagai sektor ekonomi baru yang dapat berkembang di Indonesia. Event olahraga berskala besar dinilai mampu menarik wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi daerah.
Kota Malang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan karena memiliki daya tarik wisata yang kuat, mulai dari panorama alam hingga kekayaan kuliner lokal. Kombinasi tersebut dinilai ideal untuk menghadirkan pengalaman wisata olahraga yang menarik bagi peserta maupun wisatawan.
“Sport tourism di dunia nilainya sudah mencapai ratusan miliar. Dengan kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, potensi ini bisa dimanfaatkan secara maksimal,” kata Erick.
Target 7.000 Pelari
Ajang MS Glow For Men
Malang Half Marathon 2026 dijadwalkan berlangsung pada 26 April 2026. Rute lomba akan dimulai dari Balai Kota Malang dan berakhir di Stadion Gajayana.
Penyelenggara menargetkan partisipasi sekitar 7.000 pelari dari berbagai daerah. Kompetisi ini akan dibagi dalam tiga kategori lomba, yaitu Half Marathon, 10K, dan 5K, sehingga dapat diikuti oleh pelari profesional maupun masyarakat umum.
Erick menegaskan pemerintah siap mendukung penyelenggaraan event olahraga seperti ini, termasuk melalui promosi dan dukungan infrastruktur.
“Pertumbuhan sport tourism dan industri olahraga tidak mungkin sepenuhnya ditanggung pemerintah. Perlu kolaborasi dengan sektor swasta dan masyarakat agar dampaknya semakin besar,” ujarnya.
Dengan meningkatnya tren olahraga lari di berbagai kota, Malang Half Marathon 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperluas gaya hidup sehat sekaligus mengangkat potensi pariwisata olahraga Indonesia.
**Benksu





