Misi Kilat Herdman: Dua Hari Membentuk Wajah Baru Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Sportstourismindonesia – , JAKARTA Maret 2026 Waktu menjadi lawan pertama bagi John Herdman dalam memulai babak barunya bersama Timnas Indonesia. Hanya memiliki jeda dua hari sebelum laga internasional, Herdman langsung dihadapkan pada tantangan membentuk identitas permainan skuad Garuda dalam tempo singkat.

Latihan perdana digelar di Stadion Madya Senayan, Selasa (24/3/2026), sebagai persiapan menghadapi ajang FIFA Series 2026 yang berlangsung 27–30 Maret di Jakarta.

Sebanyak 15 pemain lebih dulu bergabung dalam sesi awal ini. Nama-nama seperti Elkan Baggott, Jordi Amat, hingga Ramadhan Sananta tampak mengikuti instruksi intens dari staf pelatih.

Namun sorotan utama bukan sekadar siapa yang hadir, melainkan bagaimana Herdman meramu tim dalam waktu yang sangat terbatas.

“Jeda dua hari itu sangat sempit, kami harus bekerja secara taktis dengan sangat cepat,” ujar Herdman usai latihan.

Pendekatan yang diambil pun terlihat pragmatis. Sesi latihan diawali dengan pemanasan singkat, lalu langsung beralih ke penguatan taktik dan skema permainan. Tak ada waktu untuk eksperimen panjang—setiap menit dimanfaatkan untuk membangun chemistry dan pemahaman sistem.

Di tengah keterbatasan waktu, ada satu cerita yang mencuri perhatian: kembalinya Elkan Baggott ke skuad Garuda. Setelah absen sekitar dua tahun, kehadirannya memberi dimensi baru di lini belakang, sekaligus menambah opsi pengalaman bagi Herdman.

Federasi PSSI sendiri telah merilis 24 pemain final untuk turnamen ini—hasil pemangkasan dari 41 nama awal. Komposisi tim mencerminkan keseimbangan, dengan dominasi pemain dari klub seperti Persija Jakarta dan Persib Bandung.

Ujian pertama Herdman akan datang cepat. Indonesia dijadwalkan menghadapi Timnas St. Kitts & Nevis dalam laga pembuka. Meski berlabel uji coba, pertandingan ini punya arti strategis: peluang mendulang poin untuk memperbaiki peringkat dunia.

Lebih dari itu, FIFA Series menjadi panggung awal untuk melihat arah baru Timnas Indonesia di bawah Herdman—apakah mampu beradaptasi cepat, atau justru masih mencari bentuk.

Dalam sepak bola modern, waktu sering kali menjadi kemewahan. Namun bagi Herdman dan skuad Garuda, dua hari ini adalah segalanya.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia