Sportstourismindonesia – JAKARTA April 2026 Bukan sekadar soal menang atau kalah, Jakarta Pertamina Enduro (JPE) kini menghadapi tantangan yang lebih kompleks: menjaga konsistensi di tengah ketatnya persaingan babak Final Four Proliga 2026.
Usai mencatat satu kemenangan dan satu kekalahan di seri sebelumnya, JPE bertengger di posisi kedua klasemen sementara. Hasil tersebut menjaga peluang, namun juga menyisakan catatan penting yang harus segera dibenahi jelang seri krusial di Solo.

Salah satu sorotan positif datang dari Irina Voronkova. Pemain andalan ini tampil impresif dengan torehan 63 poin sekaligus menjadi top skor di seri Surabaya. Tak hanya produktif, ia juga menunjukkan kepemimpinan yang memberi dampak signifikan bagi tim.
Namun di balik performa individu yang menonjol, tim pelatih melihat adanya celah dalam stabilitas permainan, khususnya saat menghadapi tekanan lawan.
Chef de Mission JPE, Werry Prayogi, menegaskan bahwa fase Final Four menuntut detail yang lebih presisi.
“Margin di fase ini sangat tipis. Fokus kami ada pada kualitas receive, efisiensi serangan transisi, dan bagaimana tim mengelola momentum di poin-poin krusial,” ujarnya.
Senada dengan itu, pelatih Bülent Karslıoğlu menilai timnya tengah memasuki fase penyempurnaan, bukan lagi sekadar persiapan dasar.
“Kami fokus pada peningkatan first pass agar variasi serangan lebih hidup. Selain itu, koordinasi blok dan defense serta pengambilan keputusan saat tertekan juga jadi prioritas,” jelasnya.
Ujian berikutnya akan berlangsung di GOR Sritek Arena, di mana JPE dijadwalkan menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia (9 April) dan Jakarta Electric PLN Mobile (12 April). Dua laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat kedua lawan dikenal memiliki organisasi permainan yang rapi dan disiplin tinggi.
Lebih dari sekadar pertandingan, seri Solo menjadi momentum penentuan arah langkah JPE. Hasil di pekan ini akan sangat menentukan peluang mereka untuk melangkah ke Grand Final.

Dengan kombinasi kekuatan individu, pengalaman tim, dan pembenahan taktis yang terus dilakukan, Jakarta Pertamina Enduro kini berada di titik krusial: membuktikan bahwa mereka bukan hanya kompetitif, tetapi juga siap menjadi juara.
**Benksu





