Satria Muda Perkuat Jejak Internasional, Sambut Kunjungan Kumamoto Volters di Bandung

Sportstourismindonesia – Bandung, 6 April 2026 – Langkah internasional Satria Muda Pertamina Bandung kian mantap. Klub basket kebanggaan Kota Kembang ini menerima kunjungan resmi tim asal Jepang, Kumamoto Volters, dalam rangkaian laga kandang melawan Rajawali Medan di Bandung Arena, Jumat (3/4/2026).

Kunjungan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan kelanjutan dari hubungan bilateral yang telah dibangun sejak Satria Muda menyambangi Jepang pada November 2025. Saat itu, delegasi Satria Muda yang terdiri dari Youbel Sondakh, Theodore Wira Adi, Widyanta Putra Teja, dan Pandu Wiguna melakukan studi komprehensif ke markas Kumamoto Volters di Kumamoto Prefectural Gymnasium.

Dalam kunjungan tersebut, Satria Muda mempelajari berbagai aspek pengelolaan klub profesional, mulai dari persiapan pertandingan kandang, konferensi pers, hingga menyaksikan langsung laga Kumamoto Volters kontra Nara Bambitious. Momentum itu juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai dasar kerja sama kedua tim.

Kini, giliran Kumamoto Volters yang datang ke Bandung. Delegasi mereka dipimpin sejumlah petinggi klub dan korporasi, di antaranya Managing Director Sakura-Juji Group Kaji Masato, President & Representative Director Kumamoto Basketball Co., Ltd. Yunoue Satoshi, General Manager Nanakawa Ryūhiro, serta Director Fukuyama Naoki.

General Manager Kumamoto Volters, Nanakawa Ryūhiro, mengaku terkesan dengan atmosfer basket di Indonesia, khususnya di Bandung. Ia menyebut pengalaman pertamanya menyaksikan langsung pertandingan di Bandung Arena sebagai sesuatu yang berkesan.

“Atmosfernya luar biasa. Arenanya bagus, penontonnya penuh semangat, dan suasananya sangat hangat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kerja sama yang telah dijalin melalui MoU akan difokuskan pada pembangunan hubungan jangka panjang. Ke depan, berbagai peluang kolaborasi seperti pertukaran pemain, pertandingan persahabatan, hingga kunjungan tim diyakini akan berkembang secara alami.

Dari pihak tuan rumah, Managing Director Satria Muda Pertamina Bandung, Christian Ronaldo Sitepu, menilai kunjungan ini sebagai bagian dari proses pembelajaran yang berkelanjutan. Menurutnya, interaksi langsung seperti ini penting untuk memperkaya perspektif klub dalam mengelola tim secara profesional.

“Kami belajar banyak saat berkunjung ke Jepang. Kini mereka datang untuk melihat langsung bagaimana kultur basket di Indonesia sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas,” kata Christian.

Hal senada disampaikan Sport Director Satria Muda, Youbel Sondakh. Ia menyebut Jepang sebagai salah satu referensi penting dalam pengembangan industri basket modern di Asia.

“Kerja sama ini langkah strategis. Kami berharap kedua klub bisa saling mendukung, berbagi pengalaman, dan berkembang bersama,” ujar legenda basket Indonesia tersebut.

Kolaborasi antara Satria Muda dan Kumamoto Volters menjadi sinyal positif bagi kemajuan basket nasional. Tak hanya memperluas jejaring internasional, kerja sama ini juga membuka peluang transfer pengetahuan dan peningkatan kualitas kompetisi di kedua negara.

Dengan fondasi kemitraan yang semakin kuat, Satria Muda Pertamina Bandung menunjukkan komitmennya untuk terus melangkah lebih jauh, tidak hanya berjaya di dalam negeri, tetapi juga bersaing dan berkolaborasi di level global.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia