Sportstourismindonesia – Jakarta Mei 2026 Tim bulutangkis Indonesia dipastikan tampil dengan kekuatan yang sedikit berkurang pada ajang Singapore Open 2026. Pasangan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin resmi mundur dari turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut akibat cedera yang dialami Raymond.
Keputusan penarikan pasangan muda Indonesia itu diambil setelah kondisi lutut kiri Raymond belum menunjukkan perkembangan yang cukup baik menjelang keberangkatan ke Singapura. Tim pelatih memilih untuk mengutamakan proses pemulihan agar cedera tidak semakin parah dan mengganggu agenda turnamen berikutnya.
Pelatih ganda putra Indonesia, Antonius Budi Ariantho, mengungkapkan bahwa keluhan pada lutut kiri Raymond sudah dirasakan dalam beberapa waktu terakhir. Berbagai upaya penanganan telah dilakukan, mulai dari terapi hingga penyesuaian program latihan, namun hasil pemeriksaan terakhir menunjukkan kondisi atlet belum sepenuhnya siap bertanding.
“Satu minggu terakhir Raymond mengeluhkan kondisi lutut belakang sebelah kiri yang tidak enak. Sudah coba diterapi dan disesuaikan pola latihannya, tapi pada pemeriksaan terakhir sebelum berangkat kondisinya masih ada rasa tidak nyaman,” ujar Anton dalam keterangan resmi PBSI.
Menurut Anton, Raymond sebenarnya masih memungkinkan untuk tampil. Namun, kondisi fisiknya belum berada pada level terbaik sehingga dikhawatirkan akan memengaruhi performa di lapangan sekaligus meningkatkan risiko cedera yang lebih serius.
“Daripada dipaksakan berangkat, saya memutuskan untuk menarik mundur Raymond/Joaquin dari Singapore Open 2026. Sebenarnya masih bisa main, tetapi pasti tidak maksimal karena ada pergerakan tertentu yang kurang lepas dan masih terasa mengganjal,” jelasnya.
Keputusan tersebut memang membuat Indonesia kehilangan satu pasangan potensial di sektor ganda putra. Namun, langkah ini dinilai sebagai investasi jangka panjang agar Raymond dapat kembali dalam kondisi prima pada rangkaian turnamen berikutnya.
Tim pelatih kini mengarahkan fokus pada proses rehabilitasi dan pemulihan menjelang Polytron Indonesia Open 2026, yang akan berlangsung di Jakarta pekan depan. Anton optimistis waktu yang tersedia masih cukup untuk memulihkan kondisi anak asuhnya.
“Semoga dengan waktu yang tersisa, pemulihan dan persiapan bisa lebih baik sehingga siap tampil di Indonesia Open nanti,” katanya.
Absennya Raymond/Joaquin membuat sektor ganda putra Indonesia di Singapore Open 2026 kini bertumpu pada dua pasangan, yakni Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Meski kehilangan satu wakil, Indonesia tetap memiliki peluang bersaing di sektor ganda putra melalui kedua pasangan tersebut. Sementara bagi Raymond/Joaquin, keputusan mundur dari Singapore Open menjadi langkah strategis untuk memastikan mereka dapat kembali ke lapangan dalam kondisi terbaik saat tampil di hadapan publik sendiri pada Indonesia Open 2026.
**Benksu





