Sportstourism – Jakarta, 14 Juni 2026 – Developmental Basketball League (DBL) Indonesia menggandeng AQUA sebagai hydration partner resmi untuk musim 2026-2027. Kerja sama ini memperkuat komitmen kedua pihak dalam mendukung gaya hidup aktif dan prestasi generasi muda Indonesia melalui olahraga dan kegiatan kreatif di lingkungan sekolah.
Dalam kolaborasi tersebut, AQUA tidak hanya hadir sebagai mitra hidrasi di seluruh ekosistem DBL, tetapi juga menjadi title partner untuk DBL Dance, kompetisi tari pelajar terbesar di Asia Tenggara yang menjadi bagian dari rangkaian penyelenggaraan DBL.
Marketing Director AQUA, Adisti Nirmala, mengatakan kerja sama ini mempertemukan dua institusi yang sama-sama memiliki perjalanan panjang dalam mendukung perkembangan generasi muda. Menurutnya, AQUA ingin menjadi bagian dari perjalanan para pelajar yang aktif berlatih, berkompetisi, dan mengembangkan potensi diri.
“Kami ingin menjadi support system bagi generasi muda yang terus berusaha memberikan versi terbaik dari dirinya lewat DBL. Melalui kolaborasi ini, AQUA berharap bisa mendukung para peserta tetap fokus, aktif, dan siap menghadapi setiap tantangan,” ujar Adisti.
Ia menjelaskan, pentingnya menjaga hidrasi menjadi salah satu faktor yang mendukung performa fisik maupun konsentrasi, terutama bagi pelajar yang menjalani aktivitas padat, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Kerja sama ini juga sejalan dengan kampanye “Kaum Adem” yang diusung AQUA. Kampanye tersebut mengajak generasi muda untuk tetap tenang, percaya diri, dan mampu menghadapi tekanan dalam berbagai situasi, termasuk saat bertanding maupun tampil di depan publik.
Sementara itu, Direktur DBL Indonesia, Masany Audri, menyambut positif bergabungnya AQUA dalam ekosistem DBL. Menurutnya, kebutuhan akan hidrasi yang baik menjadi hal penting bagi jutaan pelajar yang terlibat dalam kompetisi basket maupun dance setiap musimnya.
“Anak-anak di DBL adalah generasi yang sangat aktif. Mereka berlatih keras di lapangan, menyiapkan penampilan terbaik di atas panggung, hingga memberikan dukungan penuh dari tribun. Dalam aktivitas seperti itu, menjaga hidrasi menjadi hal yang penting,” kata Masany.
Ia menambahkan, kehadiran AQUA sebagai title partner DBL Dance juga dinilai relevan karena para peserta kerap menjalani sesi latihan intensif dalam waktu yang panjang sebelum tampil di kompetisi.
DBL Dance sendiri terus berkembang sebagai salah satu ajang tari pelajar terbesar di kawasan Asia Tenggara. Setiap musim, kompetisi ini melibatkan ratusan tim dan lebih dari 10 ribu peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Pada 2018, DBL Dance juga mencatatkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai kompetisi dance dengan jumlah peserta terbanyak di Indonesia.
Ajang ini telah melahirkan sejumlah talenta yang kemudian berkarier di industri hiburan, di antaranya Dita Karang dan Christy Gardena yang kini tergabung dalam grup vokal No Na.
Valencia Stephanie Hadasaah, alumni dancer SMA IPEKA Puri Jakarta, menilai DBL Dance memberikan pengalaman berharga bagi pelajar karena tidak hanya menjadi wadah kompetisi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan diri dan memperluas jaringan pertemanan.
“Atmosfer kompetisi DBL Dance itu meriah. Kami bangga bisa tampil di depan banyak penonton dan menjadi bagian dari DBL. Selain berkompetisi, kami juga mendapatkan banyak pengalaman berharga dan bertemu teman-teman baru dari berbagai sekolah,” ujarnya.
Pendapat serupa disampaikan Nichola Jonathan Tjahjamulia dari SMA Santa Theresia Jakarta yang berencana kembali mengikuti DBL Dance musim ini. Ia mengaku termotivasi untuk mempersiapkan penampilan terbaik melalui latihan yang konsisten.
Di sisi lain, pelatih dance SMA IPEKA Puri Indah Jakarta, Ananda Daniel, menilai DBL Dance telah menjadi ruang penting bagi pelajar untuk mengembangkan bakat dan menyalurkan passion secara positif.
Menurut Daniel, keberadaan kompetisi tersebut memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar berkompetisi, membangun karakter, sekaligus mengembangkan kemampuan di bidang seni tari.
Dengan kolaborasi terbaru ini, DBL dan AQUA berharap dapat terus mendorong lahirnya generasi muda yang aktif, sehat, berprestasi, serta mampu menjaga performa terbaiknya baik di arena olahraga maupun panggung kreativitas.
***





