Sportstourism – Jakarta, 14 September 2026 – Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 resmi menutup rangkaian kegiatannya di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Minggu (13/9). Antusiasme masyarakat menjadi salah satu warna utama pada hari terakhir gelaran yang mempertemukan olahraga, industri, dan hiburan tersebut.
Ribuan pengunjung memadati Hall B JICC hingga malam hari. Suasana semakin meriah ketika penyanyi dan penulis lagu Tulus tampil sebagai pengisi acara penutupan.
Penyanyi asal Bukittinggi, Sumatera Barat, itu membuka penampilannya dengan lagu Satu Kali. Penonton kemudian diajak bernyanyi bersama melalui sejumlah lagu populer lainnya, seperti Sewindu, Labirin, dan Monokrom.
“Selamat malam, apa kabar semua. Saya adalah penyanyi dan penulis lagu dan akan membawakan lagu cukup banyak malam ini. Jadi kalau teman-teman tahu lagunya jangan ditahan-tahan ya kita nyanyi bareng,” kata Tulus.
Antusiasme penonton terlihat sepanjang penampilan. Selain bernyanyi bersama, pengunjung juga mengabadikan momen tersebut menggunakan telepon seluler. Kilatan lampu kamera dari ribuan ponsel membuat suasana Hall B JICC semakin semarak.
Salah seorang pengunjung, Fajar, mengaku sengaja datang lebih awal untuk mendapatkan kesempatan menyaksikan rangkaian acara penutupan ISS 2026.
“Terima kasih Kemenpora yang sudah inisiasi kegiatan ini. Semoga tahun depan dan seterusnya bisa diadakan terus,” ujar Fajar yang mengaku rela mengantre sekitar tiga jam sebelum acara.
Penampilan Tulus sekaligus menjadi penanda berakhirnya ISS 2026 yang berlangsung dengan menghadirkan beragam agenda olahraga. Selain forum diskusi, kegiatan ini juga mencakup pameran, kompetisi, serta aktivitas yang mempertemukan masyarakat dengan pelaku dan industri olahraga.
ISS 2026 tidak hanya menjadi ajang yang menampilkan olahraga dari sisi kompetisi, tetapi juga membuka ruang bagi masyarakat untuk melihat perkembangan ekosistem olahraga Indonesia. Berbagai kegiatan yang digelar turut memperlihatkan peluang olahraga sebagai bagian dari industri dan penggerak ekonomi.
Dengan berakhirnya ISS 2026, antusiasme masyarakat selama penyelenggaraan menjadi salah satu catatan penting. Olahraga tidak hanya hadir sebagai tontonan dan kompetisi, tetapi juga sebagai ruang interaksi, hiburan, industri, dan aktivitas ekonomi yang semakin dekat dengan masyarakat.
**Benksu




