Phinisi dan Pacu Jalur Jadi Simbol Diplomasi Budaya di Karnaval Bersatu 2025

Sportstourismindonesia – Jakarta, 18 Agustus 2025 Kementerian Pariwisata menampilkan strategi diplomasi budaya yang kuat dalam ajang Karnaval Bersatu 2025 dengan menghadirkan mobil karnaval bertema Kapal Phinisi serta penampilan tari cilik “Pacu Jalur”. Kedua ikon budaya tersebut dinilai mampu merepresentasikan kekayaan maritim dan tradisi Indonesia di mata dunia.

Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menegaskan bahwa pemilihan Kapal Phinisi bukan sekadar dekorasi, melainkan simbol jati diri bangsa yang berakar dari sejarah maritim sejak abad ke-14. “Phinisi melambangkan semangat menjelajah dan kesiapan Indonesia mengarungi masa depan melalui sektor pariwisata yang inklusif, kreatif, dan berdaya saing global,” ujarnya dalam keterangannya, Senin (18/8/2025).

Selain Phinisi, hadir pula penari cilik yang menampilkan Pacu Jalur, tradisi balap perahu asal Riau yang sudah terdaftar dalam kalender nasional Karisma Event Nusantara (KEN). Kehadiran mereka tidak hanya menambah kemeriahan, tetapi juga menjadi sarana promosi internasional bagi event Pacu Jalur yang akan digelar pada 20–24 Agustus di Kuantan Singingi, Riau.

Menurut Menteri Widiyanti, simbol Phinisi dan Pacu Jalur memiliki nilai strategis karena menguatkan narasi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan potensi wisata maritim yang besar.

“Dengan 63 persen wilayah berupa perairan, promosi wisata Indonesia tidak hanya soal daratan, tetapi juga keindahan laut dan tradisi maritim yang kita miliki,” jelasnya.

Kementerian Pariwisata juga melibatkan Puteri Indonesia 2025 Firsta Yufi Amarta Putri dan Putri Indonesia Pariwisata 2025 Salma Ranggita untuk menguatkan citra pariwisata di mata publik. Kehadiran keduanya dipandang sebagai bagian dari nation branding yang menginspirasi generasi muda sekaligus memperluas gaung promosi wisata Indonesia di forum internasional.

Dengan mengusung tema “Berwisata #diIndonesiaAja, Lestarikan Alam dan Budaya untuk Pariwisata Berkualitas dan Berkelanjutan”, partisipasi Kementerian Pariwisata di Karnaval Bersatu 2025 bukan sekadar hiburan, melainkan strategi diplomasi budaya yang menegaskan posisi Indonesia sebagai destinasi wisata kelas dunia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia