Sportstourismindonesia – Jakarta, 20 Januari 2026 Kepastian satu wakil Indonesia di perempat final sektor ganda putra telah dikunci sejak hari pertama. Hal itu terjadi setelah Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana menyusul langkah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di babak kedua Daihatsu Indonesia Masters 2026.
Leo/Bagas memastikan kelolosan usai menundukkan pasangan Chinese Taipei, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsuan, dengan skor identik 21-16, 21-16.
Hasil ini sekaligus mengonfirmasi duel sesama wakil Merah Putih di babak 16 besar, yang berarti Indonesia otomatis mengamankan satu tiket ke perempat final.
Bagi Leo/Bagas, kemenangan tersebut lahir dari pendekatan bermain lepas di hadapan publik sendiri. Tanpa beban berlebih, mereka memilih fokus menampilkan permainan terbaik.

“Kami main nothing to lose, ingin menunjukkan yang terbaik di Indonesia,” ujar Bagas usai pertandingan.
Tantangan sesungguhnya menanti di laga berikutnya. Leo/Bagas akan menghadapi Fajar/Fikri yang berstatus pasangan papan atas dunia. Meski demikian, status unggulan tak membuat mereka gentar.
“Kalau lawan pasangan top dunia, kami tetap harus waspada. Selebihnya, kita lihat saja besok di lapangan,” kata Leo, yang bersama Bagas merupakan runner-up All England 2025.
Selain duel krusial antarsesama Indonesia, Leo/Bagas juga tengah beradaptasi dengan penerapan aturan baru time clock 25 detik yang mulai diberlakukan di turnamen ini. Menurut keduanya, proses penyesuaian masih berjalan.
“Kadang masih bingung, ini sudah bisa servis atau belum,” aku Bagas sambil tersenyum.
Pertandingan hari pertama turut diwarnai atmosfer Istora yang mulai bergemuruh. Dukungan penonton tuan rumah terasa kuat meski turnamen baru memasuki fase awal.
“Suasananya luar biasa, berbeda dari biasanya,” ucap Leo tentang atmosfer Istora Senayan.
Selain Fajar/Fikri serta Leo/Bagas, sektor ganda putra Indonesia juga meloloskan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin serta Sabar Karyaman Gutama/M. Reza Pahlevi Isfahani ke babak kedua. Peluang menambah wakil masih terbuka melalui pasangan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang akan menghadapi duet India, Hariharan Samsakarunan/M.R. Arjun.

Dengan kepastian duel internal di babak kedua, sektor ganda putra Indonesia kembali menunjukkan kedalaman skuadnya—sekaligus memastikan Merah Putih tetap berkibar di perempat final Istora.
**Benksu





