Pencak Silat Bidik Olimpiade, Dukungan TNI dan Pemerintah Kian Solid di Munas XVI IPSI

Sportstourismindonesia – Jakarta April 2026 Ambisi membawa pencak silat ke panggung Olimpiade kembali menguat dalam Musyawarah Nasional (Munas) XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Momentum ini tak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga penegasan komitmen lintas sektor untuk mendorong prestasi olahraga asli Indonesia ke level dunia.

Presiden RI Prabowo Subianto hadir membuka Munas sekaligus menyampaikan tekad besar terhadap masa depan pencak silat. Ia menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar cabang olahraga, melainkan warisan budaya yang sarat nilai kesatria dan jati diri bangsa.

“Pencak silat harus kita jaga, lestarikan, dan bina. Ini bagian dari budaya dan juga ilmu kesatria,” ujar Prabowo dalam sambutannya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI Agus Subiyanto turut mendampingi Presiden bersama sejumlah pejabat tinggi lainnya. Kehadiran mereka memperlihatkan kuatnya sinergi antara pemerintah, aparat, dan pemangku kepentingan dalam membangun ekosistem olahraga nasional, khususnya pencak silat.

Sebagai bentuk apresiasi, PB IPSI memberikan penghargaan kepada Panglima TNI, Menteri Pemuda dan Olahraga, Kapolri, serta Direktur Utama PT Pertamina (Persero) atas kontribusi dalam pembinaan dan pengembangan pencak silat di Tanah Air.

Sorotan utama dalam Munas kali ini adalah target besar: membawa pencak silat ke Olimpiade. Prabowo secara terbuka mengakui bahwa upaya tersebut belum berhasil diwujudkan selama masa kepemimpinannya di IPSI. Namun, ia menegaskan optimisme bahwa mimpi tersebut akan tercapai.

“Saya minta maaf belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Tapi kita akan terus berusaha dan saya yakin pasti bisa,” katanya.

Optimisme ini bukan tanpa dasar. Dalam beberapa tahun terakhir, atlet pencak silat Indonesia konsisten menorehkan prestasi gemilang di berbagai ajang internasional, dengan raihan medali emas, perak, dan perunggu yang memperkuat posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di cabang ini.

Di sisi lain, TNI juga menegaskan komitmennya dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Pencak silat dipandang sebagai sarana strategis untuk membentuk karakter, disiplin, dan semangat nasionalisme, sekaligus menjaga kelestarian budaya bangsa.

Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Munas XVI IPSI menjadi titik penting dalam perjalanan pencak silat menuju panggung global. Kini, harapan besar tertuju pada langkah konkret berikutnya—mewujudkan pencak silat sebagai cabang resmi Olimpiade dan mengukir sejarah baru bagi olahraga Indonesia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia