SCREENVERSE Hadir di Indonesia Siapkan Panggung Global untuk Industri Film, Gaming, dan Kreator

Sportstourismindonesia – JAKARTA 6 Mei 2026 Indonesia bersiap memperkenalkan wajah baru industri kreatif nasional lewat kehadiran SCREENVERSE, sebuah platform terintegrasi yang dirancang untuk menyatukan ekosistem industri berbasis layar dalam satu panggung kolaboratif berskala internasional.

Digelar perdana pada 21–24 Oktober 2026 di JIExpo Jakarta, SCREENVERSE hadir bukan sekadar sebagai ajang pameran, melainkan sebagai simpul baru yang mempertemukan industri film, serial, streaming, gim, kreator konten, hingga teknologi digital dalam satu ekosistem yang saling terhubung.

Kehadiran SCREENVERSE menandai langkah strategis Indonesia dalam memperkuat fondasi ekonomi kreatif nasional, sekaligus membuka jalan lebih luas bagi karya dan talenta lokal untuk bersaing di pasar global.

Teuku Riefky Harsya Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia

Mengusung tema “Connecting Industries. Creating Universes”, SCREENVERSE dirancang sebagai platform jangka panjang yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri melalui kolaborasi, investasi, dan pengembangan intellectual property (IP).

Platform ini akan berjalan beriringan dengan World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026, forum internasional yang diselenggarakan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia dan mempertemukan puluhan negara untuk membahas arah masa depan ekonomi kreatif global. Dalam forum ini, SCREENVERSE hadir sebagai strategic partner yang memperkuat posisi Indonesia dalam percakapan industri kreatif dunia.

Sinergi antara SCREENVERSE dan WCCE dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan kesiapan sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi kreatif di kawasan.

Jika WCCE menjadi ruang diplomasi dan pertukaran gagasan global, maka SCREENVERSE menjadi ruang eksekusi yang mempertemukan ide dengan pasar.

SCREENVERSE akan dibangun melalui empat pilar utama yang merepresentasikan seluruh rantai nilai industri layar.
Pilar pertama, Screenverse Conference, akan menjadi ruang diskusi strategis bagi pelaku industri, regulator, dan pemimpin bisnis untuk membahas tren, tantangan, serta masa depan industri kreatif berbasis layar.

Pilar kedua, Screenverse Market, dirancang sebagai marketplace yang mempertemukan studio, kreator, investor, dan pemilik IP untuk membuka peluang kerja sama bisnis, distribusi, hingga pendanaan.

Selanjutnya, Screenverse Showcase akan menjadi etalase inovasi yang menampilkan perkembangan teknologi film, animasi, gim, dan media digital.

Sementara Screenverse Experience dihadirkan sebagai ruang interaktif yang menawarkan pengalaman hiburan imersif bagi publik melalui instalasi kreatif dan aktivasi berbasis teknologi.

Selain empat pilar utama tersebut, SCREENVERSE juga akan menghadirkan sejumlah program turunan seperti business matching antara kreator dan investor, kompetisi gim dan esports, pemutaran perdana konten eksklusif, arena kompetisi kreator konten, hingga zona interaktif untuk aktivasi brand dan pengalaman digital.

Managing Director Dyandra Event Solutions, Rachadian Nashidik, mengatakan SCREENVERSE dirancang sebagai ruang temu strategis bagi seluruh pelaku industri kreatif berbasis layar untuk membangun kolaborasi yang lebih luas dan berkelanjutan.

“SCREENVERSE kami hadirkan sebagai wadah strategis yang mempertemukan seluruh ekosistem industri berbasis layar dalam satu platform terintegrasi. Kami melihat potensi besar Indonesia untuk menjadi pemain utama di tingkat global,” ujar Rachadian.

Menurut dia, SCREENVERSE diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kolaborasi lintas sektor, memperluas akses investasi, serta membawa karya kreatif Indonesia menjangkau pasar internasional dengan lebih kompetitif.

Lebih dari sekadar event tahunan, SCREENVERSE diposisikan sebagai platform berkelanjutan yang dirancang untuk memperkuat ekosistem industri kreatif nasional dari hulu ke hilir—mulai dari kreasi konten, distribusi, monetisasi, hingga investasi.

Kehadiran platform ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi nyata, mulai dari meningkatnya eksposur talenta lokal, terbukanya peluang investasi termasuk investasi asing langsung (FDI), tumbuhnya pasar bagi IP lokal, hingga terciptanya lapangan kerja baru di sektor kreatif digital.

Dengan dukungan pemerintah, pelaku industri, brand, dan komunitas, SCREENVERSE diproyeksikan menjadi salah satu katalis penting dalam mendorong transformasi ekonomi kreatif Indonesia.

Lewat SCREENVERSE, Indonesia tidak hanya menampilkan karya, tetapi juga sedang membangun panggung besar agar industri kreatif nasional dapat tumbuh sebagai kekuatan ekonomi baru yang kompetitif di tingkat global.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia