Polytron Andalkan Strategi Kolaborasi untuk Dongkrak Daya Saing Mobil Listrik di GIIAS 2026

Sportstourism – Jakarta, 29 Juli 2026 – Persaingan kendaraan listrik di Indonesia tidak lagi hanya bertumpu pada jarak tempuh, performa, maupun harga. Memasuki GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026, Polytron memilih strategi berbeda dengan mengedepankan kolaborasi lintas industri sebagai nilai tambah untuk memperkuat daya saing produknya.

Melalui peluncuran Polytron G3+ Special Collaboration, perusahaan menghadirkan sebuah edisi khusus yang mengombinasikan sentuhan desain premium, teknologi audio, serta personalisasi kendaraan. Langkah ini menunjukkan bahwa pasar kendaraan listrik nasional mulai bergerak menuju segmen konsumen yang menginginkan pengalaman berkendara sekaligus identitas gaya hidup.

Product Specialist EV 4W Polytron, Philip Samuel Tandio, menjelaskan bahwa pengembangan edisi spesial tersebut lahir dari masukan para pengguna yang menginginkan tampilan kendaraan lebih eksklusif tanpa mengorbankan fungsi maupun kenyamanan.

Polytron mengadopsi desain two-tone yang memberikan karakter lebih modern dan sporty. Penyegaran visual diperkuat melalui penggunaan logo baru berbentuk huruf “P” di bagian belakang kendaraan, dipadukan dengan aksen karbon hasil kolaborasi bersama TRIPLE 9 Carbon Works.

Kolaborasi juga dilakukan pada sektor kaki-kaki dengan menggandeng HSR Wheels untuk menghadirkan velg premium yang semakin mempertegas karakter dinamis kendaraan listrik tersebut.

Namun pembeda utama justru hadir pada sektor hiburan di dalam kabin. Berbekal pengalaman panjang sebagai produsen perangkat elektronik, Polytron menyematkan sistem audio XBR Subwoofer terbaru yang dipadukan dengan teknologi XBR Sensing. Kombinasi tersebut dirancang menghasilkan suara yang lebih bertenaga, detail, dan imersif sehingga pengalaman berkendara menjadi lebih nyaman.

Pendekatan ini menjadi strategi yang berbeda dibanding sebagian besar produsen kendaraan listrik yang masih berfokus pada peningkatan performa baterai dan efisiensi energi.

Selain pembaruan produk, Polytron tetap mempertahankan dua pilihan skema kepemilikan yang menjadi salah satu keunggulannya. Konsumen dapat memilih skema Buy to Own, yakni membeli kendaraan beserta baterainya secara penuh, atau memanfaatkan skema Battery as a Service (BaaS) yang menawarkan biaya kepemilikan awal lebih ringan disertai jaminan nilai jual kembali hingga 70 persen setelah tiga tahun.

Untuk meningkatkan daya tarik selama penyelenggaraan GIIAS 2026, Polytron juga menghadirkan berbagai program penjualan. Bersama OLX mobi, perusahaan membuka program trade-in mobil lama dengan cashback hingga Rp5 juta, lengkap dengan inspeksi kendaraan yang dapat dilakukan langsung di area pameran.

Di sisi pembiayaan, Polytron bekerja sama dengan Bank BCA menghadirkan bunga 0 persen untuk tenor satu tahun serta bunga kompetitif bagi pembiayaan dua hingga tiga tahun. Konsumen juga memperoleh bonus wall charger 7 kW dan kaca film 3M tanpa biaya tambahan.

Tidak hanya memperkenalkan mobil listrik, Polytron turut membawa lini motor listrik FOX Series yang kini telah digunakan hampir 70.000 pengguna di Indonesia. Selama GIIAS 2026, perusahaan memberikan subsidi mandiri hingga Rp6,5 juta untuk pembelian motor listrik tersebut sebagai upaya mempercepat adopsi kendaraan listrik nasional.

Melalui strategi kolaborasi, inovasi produk, dan fleksibilitas kepemilikan, Polytron menunjukkan bahwa persaingan kendaraan listrik kini memasuki babak baru. Bukan sekadar menghadirkan mobil bebas emisi, tetapi juga menawarkan nilai emosional, kenyamanan, serta pengalaman berkendara yang lebih personal bagi konsumen Indonesia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia