Xu Andi Tuntaskan Dramatis, Kevin Akbar Kembali Masuk Enam Besar The Indonesia Pro-Am 2026

Sportstourism –  – Bogor, 22 Agustus 2026 — Persaingan ketat mewarnai putaran final The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura 2026 di Gunung Geulis Country Club, Jumat (21/8). Pegolf China, Xu Andi, keluar sebagai juara kategori individual setelah menutup tiga putaran dengan total skor 195 atau 18 di bawah par.

Xu tampil tenang ketika tekanan justru meningkat di penghujung permainan. Sempat membuat bogey di hole 14, pegolf berusia 24 tahun itu langsung merespons dengan birdie di hole 15. Momentum tersebut menjadi titik balik sebelum Xu mencetak tiga birdie berturut-turut di tiga hole terakhir untuk mengunci kemenangan.

Ia menyelesaikan turnamen dengan keunggulan satu pukulan atas pegolf Australia, Darcy Brereton, yang harus puas di posisi kedua dengan total 196 atau 17 di bawah par. Sementara Minhyeok Yang (KOR) menempati peringkat ketiga dengan 198 atau 15 di bawah par.

Menariknya, Xu mengaku tidak memantau papan skor hingga memasuki hole ke-15. Saat melihat leaderboard, ia mengetahui dirinya masih tertinggal satu pukulan dari Brereton.

“Saya hanya berkata pada diri sendiri sebelum setiap putt, lakukan saja putt yang bagus. Ini sama seperti semua putt yang Anda latih. Jangan pikirkan skornya,” ujar Xu.

Strategi tersebut terbukti efektif. Tiga birdie pada tiga hole terakhir mengantarkan Xu menjadi juara dengan total ronde 65. Kemenangan ini sekaligus menjadi gelar profesional penting bagi Xu setelah ia menyelesaikan masa kuliahnya pada 2024 dan menjalani musim pertamanya di Asian Tour serta Asian Development Tour (ADT).

“Rasanya luar biasa. Sejujurnya, sudah lama sekali saya tidak merasakan hal seperti ini. Kemenangan turnamen terakhir saya terjadi saat kuliah, dan bisa menang di panggung profesional seperti ini sangat berarti bagi saya,” katanya.

Bagi Xu, gelar di Gunung Geulis bukan sekadar trofi. Kemenangan tersebut menjadi modal penting untuk membangun kepercayaan diri dalam persaingan golf profesional Asia.

Kevin Akbar Kembali Tembus Enam Besar

Dari jajaran pegolf Indonesia, Kevin C. Akbar kembali menunjukkan konsistensinya di panggung internasional. Kevin mengakhiri turnamen di posisi T6 dengan total 202 atau 11 di bawah par, setelah membukukan ronde 65, 67, dan 70.

Hasil tersebut menjadi pencapaian terbaik kedua Kevin dalam sejarah keikutsertaannya di The Indonesia Pro-Am. Sebelumnya, Kevin berhasil menjadi juara pada edisi 2023.

Posisi enam besar ini juga menunjukkan bahwa pegolf Indonesia mampu bersaing hingga putaran akhir menghadapi pemain-pemain dari berbagai negara yang berkompetisi di ADT.

Selain Kevin, dua pegolf Indonesia lainnya, Peter Gunawan dan Amadeus Susanto, juga disebut mampu memberikan perlawanan dalam persaingan hingga fase akhir turnamen.

Suyasri-Moore Tak Tergoyahkan di Beregu

Jika kategori individual menjadi panggung Xu Andi, kategori beregu menjadi milik duet Parathakorn Suyasri (Thailand) dan Luke Evan Moore (amatir).

Keduanya sukses mempertahankan posisi teratas hingga putaran terakhir dengan total skor 180. Duet tersebut mengungguli pasangan Gabriele De Barba (Italia)/Andree Harahap (amatir) yang finis hanya satu pukulan di belakang dengan skor 181.

Persaingan beregu berlangsung ketat hingga akhir. De Barba/Harahap bahkan tampil agresif pada ronde final dengan skor 58, tetapi belum cukup untuk menggusur Suyasri/Moore yang menutup permainan dengan 61.

Posisi ketiga ditempati Kosuke Hamamoto (Thailand)/Alwin Ciputra (amatir) dengan total 182. Mereka memiliki skor sama dengan pasangan Jazz Janewattananond (Thailand)/Matthew Wanandi (amatir), namun unggul dalam penentuan posisi.

“Saya sangat senang. Luke adalah seorang pemain yang sangat menakjubkan. Dia sangat memahami kondisi lapangan Gunung Geulis ini. Kami menjadi tim yang sangat baik. Kami memiliki tiga hari yang sangat menyenangkan,” kata Suyasri.

Empat Tahun Pro-Am, Dorong Pegolf Indonesia Naik Level

The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura memasuki fase penting dalam pengembangan kompetisi golf profesional di Indonesia. Setelah sebelumnya menyelenggarakan turnamen ADT sejak 2016 di Gunung Geulis, penyelenggara mengubah format menjadi pro-am mulai 2023.

President Director Combiphar, Michael Wanandi, mengatakan perubahan format tersebut memberikan ruang lebih besar bagi pegolf amatir Indonesia untuk merasakan atmosfer kompetisi bersama pemain profesional.

“Selain menampilkan nomor individual, turnamen ini pun mengedepankan kategori beregu (pro-am), yang ternyata disukai para amatir kita,” ujar Michael.

President Director Gunung Geulis Country Club, Agung Budiman, menilai keberadaan turnamen ini juga penting untuk memperluas pengalaman kompetitif pegolf nasional.

Menurutnya, penampilan Kevin C. Akbar, Peter Gunawan, dan Amadeus Susanto hingga putaran akhir menjadi sinyal positif bahwa pegolf Indonesia memiliki kemampuan untuk bersaing dengan pemain ADT.

Sementara itu, Managing Director Nomura Singapore Limited, Hirosumi Sekita, menilai penyelenggaraan selama empat tahun terakhir menunjukkan perkembangan positif, baik dari sisi peserta maupun kualitas permainan.

Dengan berakhirnya edisi 2026, The Indonesia Pro-Am kembali menegaskan perannya bukan hanya sebagai ajang perebutan gelar, tetapi juga sebagai ruang pertemuan antara pegolf profesional internasional dan talenta Indonesia. Tantangan berikutnya adalah memastikan semakin banyak pegolf nasional mampu mengubah pengalaman tersebut menjadi prestasi di level Asia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia