Sportstourismindonesia – JAKARTA Mei 2026 Veda Ega Pratama kembali menunjukkan potensinya di ajang Moto3 World Championship. Pembalap muda Indonesia itu sukses finis di posisi keempat pada Grand Prix Prancis Moto3 2026 yang berlangsung di Circuit Bugatti, Minggu (10/5/2026).
Hasil tersebut terasa istimewa karena diraih dalam kondisi lintasan basah, yang merupakan pengalaman pertama Veda menjalani balapan Grand Prix Moto3 di trek dengan cuaca hujan.
Pembalap berusia 17 tahun asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu mengaku sempat diliputi keraguan setelah hampir terjatuh pada sesi pemanasan.
“Saat pemanasan saya hampir terjatuh dan sebelum balapan saya sedikit takut, karena kondisi ini benar-benar sulit, terutama untuk Grand Prix basah pertama saya,” ujar Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, Senin (11/5/2026).
Dengan kondisi tersebut, Veda mengaku tidak memasang target muluk. Ia hanya ingin menyelesaikan lomba dan membawa pulang poin.
Namun, strategi balap yang tenang dan konsisten justru membawanya bersaing di kelompok terdepan. Veda memilih untuk tidak terlalu agresif, sambil memanfaatkan banyaknya insiden yang menimpa pembalap lain.
“Di awal saya kehilangan beberapa posisi karena ada momen berbahaya di depan, tapi setelah itu saya mulai merasa lebih nyaman lap demi lap dan mencoba tetap tenang,” katanya.
Ketika melihat peluang finis di lima besar pada lap-lap terakhir, Veda meningkatkan kecepatannya dan berhasil mengamankan posisi keempat hingga garis finis.
“Saya melihat banyak pembalap yang terjatuh dan mencoba memanfaatkan situasi. Finis di posisi keempat pada Grand Prix basah pertama saya adalah hasil yang sangat positif bagi saya dan tim,” ujar Veda.
Pencapaian ini menjadi salah satu hasil terbaik Veda di musim 2026 sekaligus mempertegas perkembangan pesat pembalap Indonesia tersebut dalam menghadapi persaingan di level dunia.
**Benksu





