Sportstourism – SYDNEY, 14 Juni 2026 – Hasil berbeda diraih dua wakil tunggal putra Indonesia pada hari pertama Australia Open 2026. Saat Anthony Sinisuka Ginting harus mengakhiri langkahnya di babak pertama, pebulu tangkis muda Alwi Farhan justru sukses mengamankan tiket ke putaran kedua.
Bertanding di Quaycentre Boulevard, Sydney, Rabu (10/6), Ginting gagal melewati rintangan awal setelah dikalahkan wakil China, Dong Tian Yao, dalam dua gim langsung dengan skor 15-21, 15-21.

Sepanjang pertandingan, Ginting kesulitan mengembangkan permainan terbaiknya. Dong tampil agresif dan terus menekan sehingga membuat peraih medali Olimpiade tersebut tidak leluasa melancarkan serangan.
Usai laga, Ginting mengakui lawannya bermain lebih baik dan mampu memanfaatkan sejumlah kesalahan yang ia lakukan, terutama pada momen-momen krusial.
“Selain itu, saya banyak melakukan kesalahan sendiri, apalagi pada poin-poin yang menentukan. Jadi saat unggul, saat poin sama, dan di poin-poin kritis, saya kurang bisa memegang permainan dengan baik,” ujar Ginting melalui keterangan PBSI.
Pada gim pertama, Ginting sempat mencoba mengimbangi permainan lawan. Namun, tekanan yang terus diberikan Dong membuat tunggal putra Indonesia itu kesulitan keluar dari situasi sulit hingga akhirnya menyerah 15-21.
Memasuki gim kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Ginting sempat bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15. Namun momentum tersebut gagal dipertahankan setelah pertandingan sempat terhenti cukup lama akibat protes yang diajukan lawan.
“Ada momentum saya bisa mengejar poin 15-15 di gim kedua, tapi permainan terhenti cukup lama karena dia protes. Saat mulai lagi, ritmenya tidak sama lagi,” kata Ginting.
Di tengah tersingkirnya Ginting, kabar positif datang dari Alwi Farhan. Pebulu tangkis muda Indonesia itu tampil meyakinkan saat menghadapi wakil Chinese Taipei, Jhou Fo Liao.
Alwi mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-13, 21-12 untuk memastikan tempat di babak kedua. Penampilan solid tersebut menunjukkan perkembangan positif pemain muda yang terus mendapat kesempatan tampil di level internasional.
Pada putaran berikutnya, Alwi akan menghadapi wakil Jepang, Minoru Koga. Sebelumnya, Koga berhasil menyingkirkan pemain Chinese Taipei, Li Yang Su, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 21-13, 15-21, 21-16.

Hasil ini membuat Indonesia masih memiliki harapan di sektor tunggal putra melalui Alwi Farhan. Sementara bagi Ginting, Australia Open 2026 menjadi ajang evaluasi setelah langkahnya harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan.
***





