Kemenpora Jadikan Car Free Day Motor Penggerak Budaya Olahraga Masyarakat

Sportstourism – Purworejo 27 Juli 2026 Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memperkuat upaya membudayakan olahraga di tengah masyarakat dengan mengoptimalkan kawasan Car Free Day (CFD) sebagai ruang aktivitas fisik yang mudah diakses. Langkah tersebut menjadi bagian dari program Gerakan Masyarakat Aktif dan Bugar (GEMAR) yang kali ini digelar bersama Pemerintah Kabupaten Purworejo di Alun-Alun Purworejo, Minggu (26/7).

Kolaborasi Kemenpora dengan CFD Purworejo diwujudkan melalui kegiatan Senam Sehat GEMAR yang diikuti sekitar 2.300 peserta dari berbagai komunitas olahraga masyarakat, organisasi olahraga, hingga warga umum.

Pelaksana Tugas Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora, Ahmad Arsani, mengatakan pemanfaatan ruang publik seperti CFD merupakan strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berolahraga secara rutin.

“Program GEMAR memanfaatkan ruang publik, salah satunya melalui optimalisasi kawasan Car Free Day sebagai pusat aktivitas fisik yang terjangkau dan mudah diakses masyarakat,” ujar Ahmad Arsani.

Ia mengungkapkan, Kemenpora menargetkan pengembangan pemanfaatan kawasan CFD di 514 kabupaten/kota hingga 2029. Menurutnya, semakin banyak masyarakat yang rutin berolahraga, maka tingkat kebugaran dan kesehatan masyarakat Indonesia juga akan meningkat.

Dukungan terhadap program tersebut juga datang dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK). Deputi Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Warsito, menegaskan bahwa kebiasaan berolahraga harus menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat, bukan hanya dilakukan saat ada kegiatan yang diselenggarakan pemerintah.

Ia menyoroti data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan angka morbiditas nasional pada 2025 mencapai 28,31 persen, yang berarti sekitar 28 hingga 29 dari setiap 100 penduduk mengalami gangguan kesehatan fisik maupun psikologis dalam kurun waktu 30 hari terakhir.

“Kita niatkan punya waktu dan mengajak komunitas untuk mengaktifkan olahraga masyarakat di lingkungan dan keluarga masing-masing,” kata Warsito.

Sementara itu, Bupati Purworejo Yuli Hastuti menilai tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan senam bersama menjadi indikator meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan melalui olahraga.

Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu membentuk kebiasaan hidup sehat yang dilakukan secara berkelanjutan.

“Dengan masyarakat yang sehat, aktif, dan produktif, kita bisa bersama-sama mewujudkan Purworejo yang semakin maju dan sejahtera,” ujar Yuli.

Selain dihadiri ribuan peserta, kegiatan ini juga diikuti sejumlah pejabat dari Kemenko PMK, Pemerintah Kabupaten Purworejo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap kawasan Car Free Day dapat berkembang menjadi pusat aktivitas olahraga masyarakat yang mendorong lahirnya budaya hidup aktif dan sehat di berbagai daerah di Indonesia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia