Indonesia Bidik Wisatawan Inggris, Promosi Pariwisata Digelar di Glasgow hingga WTM London 2026

Sportstourism –  Jakarta 1 November 2026  Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperluas promosi destinasi Indonesia di pasar Britania Raya melalui rangkaian Wonderful Indonesia United Kingdom Sales Mission 2026 di Glasgow dan Manchester, serta partisipasi dalam World Travel Market (WTM) London 2026.

Promosi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Eropa, sekaligus memperluas kerja sama bisnis antara industri pariwisata Indonesia dan mitra perjalanan di Inggris.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sales mission di Crowne Plaza, Glasgow, pada 27 Oktober 2026, kemudian berlanjut ke Hyatt Regency, Manchester, pada 29 Oktober 2026. Selanjutnya, Indonesia akan mengikuti WTM London 2026 pada 3–5 November 2026 di ExCeL London, Inggris.

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini mengatakan, promosi melalui ketiga kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat penetrasi pasar Indonesia di Britania Raya.

Menurutnya, kampanye #GoBeyondOrdinary menjadi pendekatan untuk memperkenalkan pariwisata Indonesia tidak hanya melalui keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya, gastronomi, dan pengalaman autentik yang ditawarkan berbagai destinasi.

“Melalui kampanye #GoBeyondOrdinary, kami ingin menghadirkan narasi pariwisata yang lebih mendalam, tidak hanya menonjolkan keindahan alam, tetapi juga kekayaan budaya, gastronomi, dan pengalaman autentik yang bernilai tinggi,” ujar Ni Made Ayu Marthini di Jakarta, Rabu (28/10/2026).

Dalam kegiatan sales mission, Kemenpar bekerja sama dengan Aliansi Promosi Pariwisata Indonesia (APPI) dengan melibatkan 10 perwakilan industri pariwisata nasional dari sektor perhotelan, operator tur, dan pengelola atraksi wisata.

Pertemuan bisnis langsung atau business-to-business (B2B) di Glasgow dan Manchester masing-masing menargetkan lebih dari 40 calon mitra bisnis. Melalui agenda ini, pelaku industri Indonesia berkesempatan memperkenalkan produk wisata, memperluas jaringan distribusi, serta menjajaki kerja sama dengan industri perjalanan setempat.

Sementara itu, dalam WTM London 2026, Indonesia akan menghadirkan Paviliun Wonderful Indonesia seluas 352,75 meter persegi di booth N8-220 dengan mengusung tema bahari atau marine.

Keikutsertaan Indonesia melibatkan 70 pelaku industri pariwisata dari sembilan provinsi. Jumlah tersebut terdiri atas 47 co-exhibitors dan 23 pelaku industri yang tergabung dalam lima mitra resmi, yakni Discovery Hotels & Resorts, Bank Indonesia, Pemerintah Daerah Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Reserve, dan InJourney.

WTM London merupakan salah satu pameran perdagangan pariwisata internasional yang mempertemukan pelaku industri, pembeli (buyers), media, serta pemangku kepentingan pariwisata dari berbagai negara. Ajang ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkenalkan destinasi dan produk wisata sekaligus membangun kemitraan bisnis di pasar global.

Dalam promosi tersebut, Kemenpar juga membawa sejumlah produk wisata yang sejalan dengan program Pariwisata Naik Kelas atau Upscale Tourism. Fokusnya mencakup wisata bahari, gastronomi, wisata kebugaran (wellness tourism), wastra Nusantara, serta pariwisata ramah Muslim (Muslim-friendly tourism).

Produk-produk tersebut akan diperkenalkan melalui potensi destinasi unggulan, termasuk 10 Destinasi Pariwisata Prioritas dan tiga Destinasi Pariwisata Regeneratif.

Melalui rangkaian promosi ini, Kemenpar menargetkan peningkatan eksposur destinasi Indonesia di pasar Britania Raya, perluasan kemitraan industri, serta terbukanya peluang bisnis baru. Kampanye #GoBeyondOrdinary juga diharapkan memperkuat citra Indonesia sebagai destinasi yang menawarkan pengalaman wisata beragam, mulai dari eksplorasi alam dan bahari hingga interaksi budaya serta gastronomi lokal.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia