KANGEN GOWES DALKOT-AN

KOTA JAKARTA, pusat permukiman dan kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah. Ibukota negara, kota jasa, dan pemerintahan, didalamnya beragam pranata sosial ada, lengkap dengan kelebihan dan kekurangannya.

Sebagai pusat suatu negara, denyut kehidupan berlangsung 24 jam. Idola goweser karena terdapat jalur sepeda sepanjang 196,45 kilometer yang tersebar di 26 ruas jalan. Libur dan akhir pekan, ratusan pesepeda lalu lalang, melepas penat setelah sibuk bekerja.

Sabtu (3/12) pagi komunitas IDC3 menjajal jalur ini. Diikuti 60 anggotanya, start dari Taman Palem, Plaza Senayan, menuju Kota Tua, dan finis di Luwih Coffee. Silaturahmi sekaligus melepas kangen setelah lama absen blusukan di Jakarta.

Silaturahmi dua kata bahasa Arab ; silah artinya menyambung, dan rahm artinya kasih sayang. Disatukan bermakna menyambung, menjalin, menghubungkan kasih sayang, persaudaraan, atau kekerabatan.

“Kangen dalkot-an ,” kata founders IDC3, Ramdanus.

Satu tahun terakhir, komunitas ini memang selalu bikin acara di luar Jakarta. Selain Malang, juga Palembang, Bali, Batam dan Singapura. Karena anggota banyak yang tinggal dan bekerja di Jabodetabek, untuk melepas kangen, keliling Jakarta.

Kebersamaan memang mahal dan tak ternilai. Beruntung IDC3 mampu melakukannya. Sedikit terasa melimpah, jadi nikmati sebelum semuanya menjadi sebuah kenangan.

BACA JUGA :  Kembangkan SDM Melalui Kampanye Sadar Wisata 5.0

One thought on “KANGEN GOWES DALKOT-AN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighty five + = ninety five

Sports Tourism Indonesia