Faldo Series Indonesia Tutup Tirai di Bogor, Junior Golf Indonesia Siap Naik Kelas ke Panggung Dunia

Sportstourismindonesia – Bogor, 8 Februari 2026 Turnamen FALDO SERIES INDONESIA (Gunung Geulis Country Club) presented by Birdie Bandits resmi menutup rangkaiannya dengan satu pesan kuat: golf junior Indonesia sedang tumbuh dan siap bersaing di level internasional. Putaran akhir yang digelar di Gunung Geulis Country Club (West Course) tidak hanya melahirkan para juara, tetapi juga membuka jalan bagi talenta muda Tanah Air menuju Vietnam dan Inggris.

Dua kategori utama, Faldo Junior Tour dan Faldo Future Tour, menjadi ajang pembuktian mental, konsistensi, dan kematangan bermain para pegolf muda. Total empat juara lahir dari Faldo Junior Tour, sementara Faldo Futures menghasilkan 12 pegolf yang akan melangkah ke final dunia.

Kifata Aftar Menang Tanpa Beban, Mental Juara Bicara

Sorotan utama datang dari Kifata Aftar, atlet asal Sumatra Utara yang tampil tenang dan efektif di kelas Boys U-21. Pegolf berusia 18 tahun ini berhasil membalikkan situasi setelah tertinggal di awal permainan dari Kenneth Henson Sutianto (DKI Jakarta).

Kesalahan krusial yang dibuat Kenneth di akhir sembilan hole pertama dimanfaatkan Kifata dengan permainan aman dan disiplin. Hingga putaran final usai, Kifata mengoleksi total 216 pukulan (3 di atas par), unggul satu pukulan dari Kenneth.

Menariknya, kemenangan itu diraih tanpa tekanan berlebihan.

“Hari ini aku benar-benar tidak melihat live score sama sekali. Main aman saja dan jalani proses. Tidak menyangka malah menang,” ujar Kifata.

Pendekatan sederhana itu justru menjadi kunci, menegaskan pentingnya mental bermain dalam kompetisi junior berlevel internasional.

William Justin Tunjukkan Kematangan di Bawah Tekanan

Di kelas Boys U-16, William Justin Wijaya (Jawa Timur) tampil sebagai salah satu pemain paling solid di turnamen ini. Skor 69 (2 di bawah par) di putaran final mengantarkannya finis di puncak klasemen dengan total 213 (even par), unggul tipis dari Yujun Cha (Sim’s Academy).

William menilai ketenangan menjadi faktor pembeda.

“Di hole-hole akhir semua skornya masih ketat, pasti deg-degan. Tapi kuncinya tetap tenang di bawah tekanan,” ujarnya.

Permainan putting yang efektif menjadi penentu kemenangan atlet tim nasional Jawa Timur tersebut.

Sania Talita Tetap Berkuasa di Tengah Lapangan Berat

Di nomor putri Girls U-21, Sania Talita Wahyudi memastikan gelar juara meski harus berjuang keras di kondisi lapangan yang berat akibat hujan. Atlet Maja Golf Club ini menutup turnamen dengan total 218 (5 di atas par), unggul jauh dari pesaing terdekatnya.

“Permainan hari ini tidak begitu bagus, banyak kecelakaan. Tapi karena selisih pukulan cukup jauh, saya bisa lebih menjaga permainan,” kata Sania.

Faldo Series Indonesia Tutup Tirai di Bogor, Junior Golf Indonesia Siap Naik Kelas ke Panggung Dunia

Kemenangan ini menjadi tiket penting bagi Sania untuk tampil di Faldo Junior Tour Asia Grand Final ke-17 di Laguna Lang Co, Vietnam, April mendatang.

Generasi Paling Muda Siap Menantang Dunia

Tak hanya Junior Tour, Faldo Futures juga menjadi panggung penting pembinaan usia dini. Dari kategori usia 7–12 tahun, lahir enam juara dan enam runner-up yang akan berlaga di Futures Final di Belfry, Inggris.

Mayoritas juara datang dari Birdie Bandits, menandakan konsistensi program pembinaan yang dijalankan klub junior tersebut. Total 12 pegolf muda Indonesia akan membawa pengalaman dari Bogor ke salah satu venue golf paling ikonik di dunia.

 

Birdie Bandits dan Kebangkitan Turnamen

Junior Internasional
Keberhasilan penyelenggaraan Faldo Series Indonesia tak lepas dari peran Birdie Bandits, klub golf junior yang didirikan Gunung Geulis Country Club pada pertengahan 2025.

Chairman Birdie Bandits, Agung Budiman, menyebut turnamen ini sebagai bagian dari misi jangka panjang menghidupkan kembali event junior internasional di Indonesia.

“Faldo Series ini sebenarnya sudah lama absen di Indonesia. Tahun lalu kami berinisiatif menghubungi Faldo Series untuk membawanya kembali. Kami cukup senang karena edisi pertama ini diikuti 61 pegolf,” ujar Agung.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkomitmen menghadirkan Faldo Series di Indonesia selama tiga tahun ke depan.
Lebih dari Sekadar Turnamen

FALDO SERIES INDONESIA 2026 bukan hanya soal pemenang dan trofi.

Turnamen ini menjadi titik temu antara pembinaan, kompetisi, dan jalur internasional bagi junior golf Indonesia. Dari Bogor, para pegolf muda kini membawa mimpi yang lebih besar—Vietnam dan Inggris menanti, dan masa depan golf Indonesia tampak semakin menjanjikan.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia