Dari Lapangan ke Diplomasi: Erick Thohir Tegaskan Peran Olahraga sebagai Jembatan Antarnegara

Sportstourismindonesia – JAKARTA April 2026 Olahraga kini tak lagi sekadar soal kompetisi dan prestasi, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam membangun hubungan antarnegara. Perspektif ini mengemuka saat Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir menerima penghargaan dalam ajang KWP Awards 2026 sebagai Tokoh Pengembangan dan Diplomasi Olahraga.

Penghargaan yang diberikan oleh  Koordinatoriat Wartawan Parlemen di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (16/4), menjadi pengakuan atas upaya menjadikan olahraga sebagai medium diplomasi global atau sport diplomacy.

Alih-alih menyoroti capaian medali atau turnamen, Erick justru menekankan bahwa kekuatan olahraga terletak pada kemampuannya membangun koneksi lintas negara yang lebih cair dan humanis.

 

“Selama ini diplomasi sering dilihat dari sisi ekonomi dan politik. Padahal ada diplomasi kemasyarakatan yang tak kalah penting, salah satunya melalui olahraga,” ujar Erick.

Dalam pandangannya, olahraga memiliki kekuatan unik: menciptakan kedekatan emosional antarbangsa tanpa sekat formalitas diplomasi konvensional. Ia mencontohkan bagaimana hubungan Indonesia dengan negara lain dapat terjalin melalui atlet, kompetisi, hingga kolaborasi lintas cabang olahraga.

Salah satu contoh nyata adalah interaksi Indonesia dengan Prancis, seiring dorongan sport diplomacy yang juga digaungkan Presiden Emmanuel Macron. Kolaborasi pun terjalin dalam berbagai cabang, mulai dari sepak bola, surfing, hingga equestrian.

Tak hanya itu, sejarah juga mencatat bagaimana olahraga pernah menjadi jembatan relasi antarnegara. Erick menyinggung kisah Mia Audina yang menjadi bagian dari dinamika hubungan Indonesia dan Belanda melalui bulutangkis.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa olahraga mampu melampaui batas geopolitik dan menjadi bahasa universal yang menyatukan.

Di sisi lain, penghargaan KWP Awards 2026 sendiri mengangkat tema

“Mengawal Perjuangan, Mengapresiasi Dedikasi, Bersama Mewujudkan Indonesia Emas”, dengan memberikan apresiasi kepada berbagai tokoh dari lintas sektor.

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam kesempatan yang sama menyoroti pentingnya peran media dalam menjembatani kebijakan dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa kualitas jurnalisme menjadi kunci dalam menyampaikan aspirasi publik secara akurat dan kontekstual.

Namun dalam konteks olahraga, pesan utama dari penghargaan ini jelas: masa depan prestasi Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekuatan atlet di arena, tetapi juga oleh kemampuan membangun jejaring global melalui sport diplomacy.

Dengan strategi ini, olahraga Indonesia berpeluang menjadi kekuatan lunak (soft power) yang tidak hanya mengharumkan nama bangsa, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia di panggung internasional.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia