AHY dan Merry Riana Nobar Piala Dunia 2026 Bersama Ratusan Ojol, Kuda Biru Project Tebar Kepedulian

Sportstourism – Jakarta 15 Juni 2026  Suasana semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis melawan Spanyol di Kawasan Parkir Timur Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Rabu (15/7) dini hari, menjadi lebih dari sekadar ajang menyaksikan pertandingan sepak bola. Momen tersebut dimanfaatkan Kuda Biru Project untuk menghadirkan kegiatan sosial bersama ratusan pengemudi ojek online (ojol).

Kegiatan bertajuk nonton bareng (nobar) itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang juga merupakan penggagas Kuda Biru Project, serta Ketua Kuda Biru Project, Merry Riana.

Turut hadir Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanagara, Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan, Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum DPP Partai Demokrat Irwan Fecho, relawan Kuda Biru Project, dan sejumlah tamu undangan.

Dalam kesempatan tersebut, AHY menyampaikan bahwa sepak bola memiliki kekuatan untuk menyatukan berbagai kalangan, termasuk para pengemudi ojol yang setiap hari bekerja melayani masyarakat.

“Sepak bola menyatukan kita semuanya. Ada yang mendukung Prancis, ada yang mendukung Spanyol. Tetapi yang jelas, semua adalah pejuang nafkah yang harus kita dukung. Semoga kesejahteraannya semakin meningkat dan kehidupan masyarakat semakin baik,” ujar AHY.

Selain menyaksikan pertandingan bersama, AHY juga berinteraksi langsung dengan para peserta melalui sesi mini games, membagikan bola sepak bertanda tangan, hingga berfoto bersama para pengemudi ojol.

Ketua Kuda Biru Project Merry Riana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari semangat “Hadir, Peduli, dan Berbagi” yang menjadi landasan gerakan sosial tersebut.

Menurutnya, Kuda Biru Project tidak hanya ingin memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kebersamaan dan pengalaman yang dapat dinikmati bersama oleh masyarakat.

“Olahraga memiliki kekuatan untuk mempererat persaudaraan di tengah perbedaan. Di lapangan kita boleh berbeda jagoan, tetapi dalam kehidupan kita semua adalah satu tim,” kata Merry.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pengemudi ojol, panitia juga membagikan paket sembako dan santunan kepada seluruh peserta. Selain itu, peserta menikmati hidangan yang disediakan serta mengikuti undian berhadiah (lucky draw).

Juru Bicara Komunitas Ojek Online Indonesia, Risnandar, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai acara tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi bentuk perhatian kepada para pengemudi ojol.

“Kami tidak hanya bisa menikmati pertandingan bersama, tetapi juga merasakan perhatian dan kepedulian yang begitu hangat,” ujarnya.

Kuda Biru Project sendiri merupakan gerakan sosial dan kemanusiaan yang diinisiasi AHY. Gerakan ini berawal dari hasil lelang lukisan karya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) senilai Rp6,5 miliar yang kemudian dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial bagi masyarakat.

Sebelumnya, Kuda Biru Project telah menyalurkan bantuan kepada keluarga prasejahtera dan anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan bersama para pengemudi ojol ini, gerakan tersebut kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kepedulian melalui berbagai aktivitas yang melibatkan masyarakat secara langsung.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia