FIFA ASEAN Cup 2026 Jadi Panggung Baru Indonesia, Pemerintah Siapkan Jaminan dan Kekuatan Terbaik Timnas

Sportstourism – JAKARTA 12 Agustus 2026 Indonesia mulai mematangkan persiapan menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Tak sekadar mengejar sukses penyelenggaraan, pemerintah melihat turnamen sepak bola kawasan Asia Tenggara ini sebagai momentum untuk memperkuat citra Indonesia sekaligus membuka ruang bagi Tim Nasional Indonesia tampil dengan komposisi pemain terbaik.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengungkapkan, Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

Dukungan tersebut disampaikan Erick seusai memimpin rapat lintas kementerian dan lembaga di Media Center Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8/2026). Rapat tersebut secara khusus membahas kesiapan Indonesia sebagai tuan rumah turnamen yang membawa nama resmi FIFA tersebut.

Menurut Erick, pemerintah telah menunjukkan keseriusan dengan menerbitkan Government Guarantee atau garansi pemerintah yang telah disampaikan kepada FIFA. Langkah ini menjadi bagian penting dari kesiapan Indonesia dalam memenuhi berbagai persyaratan penyelenggaraan.

“Bapak Presiden mendukung penuh event ini. Beliau mengharapkan acara-acara besar seperti ini bisa terus terjadi di Indonesia, tidak hanya saat ini, tetapi juga di tahun-tahun ke depan,” ujar Erick.

Bukan Sekadar Turnamen ASEAN

FIFA ASEAN Cup 2026 memiliki nilai strategis berbeda dibanding turnamen regional sebelumnya. Ajang tersebut membawa merek resmi FIFA dan masuk dalam kalender FIFA Matchday pada September–Oktober 2026.

Kondisi tersebut berpotensi memberikan keuntungan bagi Indonesia dari sisi kekuatan skuad. Dengan berlangsung pada periode FIFA Matchday, peluang pemain yang berkarier di luar negeri untuk memperkuat Timnas Indonesia menjadi lebih terbuka.

Erick menilai faktor tersebut membuat turnamen ini memiliki arti penting bagi sepak bola nasional.

“Ini merupakan event FIFA terbesar setelah World Cup. Dan ini akan menjadi sejarah buat bangsa kita, karena FIFA ASEAN pertama kali digulirkan di Indonesia. Dan ini memungkinkan Tim Nasional Indonesia diperkuat oleh jajaran pemain terbaiknya,” kata Erick.

Pernyataan tersebut sekaligus menempatkan FIFA ASEAN Cup 2026 bukan hanya sebagai target sukses menjadi tuan rumah, tetapi juga kesempatan bagi Indonesia menguji kekuatan terbaiknya di hadapan publik sendiri.

Jakarta dan Jawa Barat Jadi Tuan Rumah

Dari sisi penyelenggaraan, DKI Jakarta dan Jawa Barat ditunjuk sebagai wilayah tuan rumah. Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan turnamen bersama pemerintah kabupaten dan kota terkait.

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengatakan, Kabupaten Bandung dan Kota Bandung menjadi bagian dari wilayah yang disiapkan untuk mendukung gelaran tersebut.

“Pak Gubernur menyampaikan arahan bahwa beliau memberikan garansi dan mendukung penuh agar FIFA ASEAN Cup 2026 ini sukses,” kata Herman.

Kesiapan daerah menjadi salah satu faktor krusial karena penyelenggaraan turnamen internasional tidak berhenti pada kesiapan stadion. Infrastruktur pendukung, transportasi, akomodasi, pelayanan penonton hingga koordinasi keamanan juga harus berjalan dalam satu sistem.

Polisi Soroti Potensi Sport Tourism

Aspek keamanan juga menjadi perhatian pemerintah. Asisten Utama Bidang Operasi (Astamaops) Kapolri Komjen Pol. Fadil Imran memastikan kepolisian siap mendukung kelancaran FIFA ASEAN Cup 2026.

Menurutnya, kepolisian tidak hanya melihat turnamen tersebut dari sisi pengamanan pertandingan. Ajang olahraga berskala internasional juga memiliki dampak terhadap perkembangan industri olahraga dan sport tourism.

“Kami dari Kepolisian tentu akan mengoptimalkan pengamanan. Sport industry dan sport tourism ini menjadi sebuah ekosistem yang harus dipahami oleh kepolisian juga dan harus kita dukung sepenuhnya,” ujar Fadil.

Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa pemerintah mulai menempatkan sepak bola sebagai bagian dari ekosistem ekonomi yang lebih luas. Kehadiran suporter, wisatawan, pelaku usaha, hingga industri kreatif dapat menjadi efek turunan apabila turnamen dikelola secara maksimal.

Dengan dukungan pemerintah pusat, kesiapan Jakarta dan Jawa Barat, serta jaminan keamanan dari kepolisian, pekerjaan berikutnya adalah memastikan seluruh detail teknis benar-benar siap ketika pertandingan dimulai.

Bagi Indonesia, FIFA ASEAN Cup 2026 akhirnya menghadirkan dua target sekaligus: sukses sebagai tuan rumah dan berbicara lebih jauh di lapangan dengan kekuatan terbaik Timnas Indonesia.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia