Dua Generasi Tunggal Putra Indonesia Uji Konsistensi di Perempat Final Malaysia Masters 2026

Sportstourismindonesia – Kuala Lumpur Mei 2026 Babak perempat final Malaysia Masters 2026 menjadi panggung pembuktian bagi dua generasi tunggal putra Indonesia. Di satu sisi ada Jonatan Christie yang mengandalkan pengalaman sebagai salah satu pemain elite dunia, sementara di sisi lain Muhammad Zaki Ubaidillah tampil sebagai wajah baru yang terus mencuri perhatian lewat performa impresifnya.

Keduanya akan berjuang memperebutkan tiket semifinal pada Jumat (22/5/2026) di Arena Axiata, Kuala Lumpur, Malaysia.

Jonatan Christie akan menghadapi wakil China, Hu Zhe An, pada pertandingan kedua di lapangan tiga. Sementara Muhammad Zaki Ubaidillah atau Ubed ditantang pebulu tangkis Prancis, Christo Popov, pada pertandingan keempat di lapangan yang sama. Seluruh pertandingan perempat final dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB.

Bagi Jonatan, langkah ke delapan besar menunjukkan konsistensi yang mulai terjaga sepanjang turnamen. Pada laga pembuka, ia tampil dominan saat mengalahkan wakil Denmark, Magnus Johannesen, dengan skor 21-9 dan 21-15.

Ujian lebih berat datang di babak kedua ketika berhadapan dengan pebulu tangkis Taiwan, Wang Po-Wei. Setelah kehilangan gim kedua, Jonatan mampu bangkit dan menutup pertandingan dengan kemenangan 21-16, 19-21, dan 21-13 untuk memastikan tempat di perempat final.

Sementara itu, sorotan juga tertuju kepada Ubed yang tampil sebagai salah satu kejutan terbesar di sektor tunggal putra. Pebulu tangkis muda Indonesia tersebut sukses menyingkirkan unggulan kedelapan asal India, Lakshya Sen, lewat kemenangan dua gim langsung 21-17 dan 21-11 pada babak pertama.

Performa Ubed berlanjut di babak kedua saat menghadapi wakil Korea Selatan, Jeon Hyeok Jin. Meski sempat kehilangan gim kedua, Ubed mampu menjaga fokus dan memenangkan pertandingan dengan skor 21-10, 16-21, dan 21-16.

Keberhasilan menembus perempat final menjadi pencapaian penting bagi Ubed yang terus menunjukkan perkembangan di level internasional. Namun tantangan berikutnya tidak akan mudah karena Christo Popov dikenal memiliki permainan ulet dan sulit ditembus.

Menghadapi laga tersebut, Ubed menegaskan dirinya akan bermain tanpa beban sembari mempersiapkan aspek mental dan strategi dengan maksimal.

“Di perempat final saya akan melawan Christo Popov. Saya mau siapkan pola pikirnya dulu karena lawan tidak mudah dimatikan dan mau bermain nothing to lose saja,” ujar Ubed dalam keterangan resmi PBSI.

Pertandingan perempat final ini menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menjaga peluang meraih gelar di sektor tunggal putra. Jonatan diharapkan mampu memanfaatkan pengalamannya di level tertinggi, sedangkan Ubed berpeluang melanjutkan statusnya sebagai kuda hitam turnamen.

Jika keduanya berhasil melewati hadangan lawan masing-masing, Indonesia akan memiliki dua wakil di semifinal sekaligus memperbesar peluang membawa pulang gelar dari Malaysia Masters 2026.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia