Audiensi Keluarga W.R. Soepratman, Menteri Kebudayaan Perkuat Literasi Kepahlawanan bagi Generasi Muda

Sportstourism – Jakarta, 23 Juni 2026 – Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan keluarga W.R. Soepratman, komposer lagu kebangsaan Indonesia Raya. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, tersebut membahas upaya strategis dalam melestarikan sejarah, merawat situs peninggalan W.R. Soepratman, serta menghidupkan kembali literasi kepahlawanan bagi generasi muda.

Menteri Kebudayaan menyampaikan bahwa W.R. Soepratman merupakan pahlawan nasional yang berjasa pada masa kemerdekaan Indonesia. Menurut Menbud, riwayat hidup W.R. Soepratman patut dijadikan teladan bagi masyarakat, khususnya generasi muda penerus bangsa. Semangat nasionalisme, kreativitas lewat karya-karya musik, hingga kegigihan W.R. Soepratman dalam menyuarakan kemerdekaan diharapkan dapat menginspirasi generasi muda untuk ikut andil dalam pemajuan kebudayaan Nusantara.

“Selama dua tahun terakhir, Kementerian Kebudayaan telah melaksanakan beberapa kegiatan yang bertujuan untuk mendekatkan generasi muda terhadap sejarah pahlawan. Misalnya tahun lalu kami menyelenggarakan lomba menulis surat untuk pahlawan dalam rangka Hari Pahlawan. Selain itu, kami juga pernah melaksanakan pemutaran lagu-lagu yang digubah oleh W.R. Soepratman di Museum Kebangkitan Nasional,” papar Menbud.

Menbud turut mendukung pemulihan sejarah terkait riwayat hidup W.R. Soepratman. Di tengah biografi W.R. Soepratman yang masih simpang siur, Menteri Fadli menilai perlu adanya penulisan buku berdasarkan silsilah dan sumber lisan keluarga W.R. Soepratman guna meluruskan sejarah keluarga sang pahlawan.

“Tidak hanya buku, kita juga bisa mengenang jasa beliau dengan memugar makam W.R. Soepratman, termasuk menambahkan monumen dan mengabadikan nama W.R. Soepratman sebagai jalan-jalan besar ibu kota,” imbuh Menteri Fadli.

Mendukung pernyataan Menbud, Ny. Agustiani H.S. selaku perwakilan keluarga W.R. Soepratman menekankan pentingnya edukasi terkait pahlawan nasional, khususnya W.R. Soepratman, kepada generasi mendatang. Menurutnya, meluruskan sejarah kepahlawanan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan literasi masyarakat.

Hadir dalam dialog tersebut di antaranya anggota keluarga W.R. Soepratman, yakni Ny. Agustiani H.S., Bewita GHR H., dr. I. Imelda RH H., Indra Putra CSP H., David Rivano K., Ir. Bobby, serta Ir. Roy Reinhard.

Turut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan antara lain Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Industri Kebudayaan, Anindita Kusuma Listya; Staf Khusus Menteri Bidang Hukum dan Kekayaan Intelektual, B.R.A. Putri Woelan Sari Dewi; serta Direktur Sejarah dan Permuseuman, Agus Mulyana.

Mengakhiri diskusi, Menteri Kebudayaan menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program strategis pelestarian sejarah dan budaya Indonesia. Berangkat dari hal tersebut, penyusunan dan pelaksanaan program kementerian dilakukan dari bawah (bottom-up) dengan mendengarkan aspirasi dari seluruh lapisan masyarakat.

“Semoga ke depan ada banyak agenda yang dapat meningkatkan pelestarian sejarah tentang W.R. Soepratman serta memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai perjuangan para pahlawan bangsa,” tutup Menteri Kebudayaan.

**Benksu

Sports Tourism Indonesia