Kisah Anak-Anak Menyelamatkan Bumi Jadi Tontonan Keluarga yang Sarat Pesan Lingkungan

Sportstourismindonesia – JAKARTA – 3 Juni 2026 Isu perubahan iklim dan masa depan bumi diangkat dengan cara berbeda melalui “Musikal Senja Teduh Pelita”. Pertunjukan terbaru Jakarta Movin bersama MALIQ & D’Essentials ini menghadirkan kisah imajinatif tentang sekelompok anak yang berjuang membangun kembali peradaban setelah dunia mengalami kehancuran.

Musikal yang akan digelar pada 3-12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta tersebut mengusung tema futuristik yang dekat dengan berbagai persoalan global saat ini.

Cerita bermula ketika bumi mengalami krisis berkepanjangan akibat perubahan iklim, pembangunan yang tidak berkelanjutan, pandemi, hingga peperangan. Kondisi itu membuat sumber daya semakin langka dan populasi manusia menurun drastis. Di tengah kekacauan tersebut, seluruh orang dewasa menghilang secara misterius.

Harapan kemudian muncul melalui Arah dan delapan anak lainnya yang tergabung dalam Pasukan Pelita. Dengan kemampuan dan keahlian masing-masing, mereka berupaya mencari jalan keluar untuk menciptakan dunia yang lebih baik.

Program Manager Indonesia Kaya, Billy Gamaliel, menilai Musikal Senja Teduh Pelita bukan hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang refleksi bagi penonton mengenai tantangan masa depan.

Menurut Billy, adaptasi lagu-lagu MALIQ & D’Essentials dalam pertunjukan ini mampu menghadirkan pesan kemanusiaan, harapan, dan kehidupan yang relevan bagi berbagai generasi.

Selain mengangkat isu lingkungan, pertunjukan ini juga menjadi bentuk kolaborasi kreatif antara industri musik dan seni pertunjukan Indonesia. Sebanyak 20 lagu MALIQ & D’Essentials dirangkai menjadi sebuah narasi panggung yang utuh, menghadirkan pengalaman baru bagi para penggemar.

Memasuki usia ke-24 tahun, MALIQ & D’Essentials juga mulai mengembangkan katalog musiknya menjadi aset kreatif yang dapat hidup di berbagai medium. Musikal Senja Teduh Pelita menjadi salah satu langkah awal pengembangan karya mereka ke dunia teater musikal.

Didukung tata visual futuristik dan aransemen musik yang hangat, pertunjukan ini diharapkan dapat menjadi tontonan keluarga yang menghibur sekaligus mengajak penonton merenungkan masa depan bumi.

Menariknya, Musikal Senja Teduh Pelita juga akan menggandeng lembaga pengelolaan sampah sebagai bagian dari aksi nyata kampanye menjaga lingkungan.

Tingginya minat masyarakat terlihat dari penjualan tiket presale yang habis dalam hitungan hari. Karena antusiasme tersebut, pihak penyelenggara menambah jadwal pertunjukan hingga 12 Juli 2026.

***Trs

Sports Tourism Indonesia