Sportstourism – Jakarta, 23 Juni 2026 – KRISTAInterFOOD kembali menegaskan perannya sebagai salah satu ajang industri makanan dan minuman terbesar di Indonesia dengan menyiapkan penyelenggaraan KRISTAInterFOOD 2026 di NICE PIK 2. Pameran yang telah berkembang selama 27 tahun ini akan menghadirkan berbagai program unggulan, kompetisi internasional, serta mempertemukan pelaku industri makanan dan minuman dari dalam maupun luar negeri.
Penyelenggaraan KRISTAInterFOOD 2026 menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem industri F&B nasional. Dengan dukungan Kementerian Pariwisata, GAPMMI, ACP Indonesia, PHRI, dan APRINDO, pameran ini diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi bisnis, memperluas jaringan pasar, serta mendorong inovasi di sektor makanan dan minuman.
Tahun depan, KRISTAInterFOOD akan menempati venue baru di NICE PIK 2 yang menawarkan fasilitas lebih modern dan kapasitas lebih besar. Kehadiran lokasi baru ini diharapkan dapat meningkatkan pengalaman peserta maupun pengunjung dengan standar penyelenggaraan yang lebih kompetitif di tingkat internasional.
Salah satu daya tarik utama dalam penyelenggaraan KRISTAInterFOOD 2026 adalah hadirnya berbagai kompetisi dan program pengembangan sumber daya manusia. La Cuisine Cooking Competition 2026 diproyeksikan akan diikuti hampir 1.000 chef dari berbagai negara bekerja sama dengan ACP Indonesia. Selain itu, Indonesia Coffee Art Battle (ICAB) dan Roasting Competition yang digelar bersama Dewan Kopi Indonesia juga akan menjadi wadah bagi para profesional industri kopi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Tak hanya berfokus pada kompetisi, KRISTAInterFOOD 2026 juga akan menghadirkan berbagai pelatihan dan sertifikasi kompetensi yang ditujukan bagi pelaku industri makanan dan minuman. Program tersebut menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di tengah perkembangan industri yang semakin dinamis.
Chief Executive Officer Krista Exhibitions, Daud D. Salim, mengatakan bahwa keberadaan InterFOOD merupakan hasil perjalanan panjang yang dibangun secara mandiri oleh perusahaan nasional selama hampir tiga dekade.
“InterFOOD bukan warisan yang kami terima dari siapa pun. Ini adalah platform yang kami bangun dari ide, keyakinan, dan kerja keras selama 27 tahun. Sejak awal, tujuan kami sederhana, yakni menghadirkan panggung bagi industri makanan dan minuman Indonesia agar dapat tumbuh, berinovasi, dan terhubung dengan dunia,” ujar Daud.
Sementara itu, Chief Marketing Officer sekaligus Founder Krista Exhibitions, Christina Sudjie, menilai keberhasilan InterFOOD selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak yang telah tumbuh bersama dalam ekosistem industri.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan oleh exhibitor, asosiasi, mitra industri, dan media menjadi fondasi penting yang membuat KRISTAInterFOOD terus berkembang hingga saat ini.
Berawal dari penyelenggaraan pameran industri percetakan, kertas, dan kemasan pada 1995, Krista kemudian mengembangkan fokus bisnisnya ke sektor pangan melalui ajang Food n Pack pada tahun 2000. Tiga tahun berselang, platform tersebut berkembang dan resmi menggunakan nama InterFOOD yang kini dikenal luas sebagai salah satu pameran industri makanan dan minuman terbesar di Tanah Air.
Dengan pengalaman lebih dari dua dekade serta dukungan berbagai pemangku kepentingan, KRISTAInterFOOD optimistis dapat terus menjadi wadah strategis bagi pertumbuhan industri makanan dan minuman Indonesia sekaligus memperkuat daya saing produk nasional di pasar global.
**Benksu.





